Proyek Saluran Irigasi Puluhan Miliar di Tongauna Terbengkalai, Dinas PUPR Konawe: Bukan Pekerjaan Kami ‎

oleh -606 Dilihat
oleh
Kondisi pekerjaan saluran Irigasi di desa Lalonggowuna, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Muarasultra.com, KONAWE – Proyek rehabilitasi saluran irigasi di desa Momea, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terbengkalai.
‎
‎Berdasarkan hasil investigasi awak media dilokasi proyek, nampak pekerjaan ini ditinggalkan oleh pekerja. Beberapa tumpukan batu yang ditutupi rumput nampak dilokasi pekerjaan.


‎
‎Salah satu warga setempat bernama Aping mengatakan bahwa pekerjaan ini dikerjakan pada tahun 2025.
‎
‎Ia menyebut, Proyek ini merupakan pekerjaan dari Kementerian (Pusat) dengan anggaran sekitar 40 miliar.
‎
‎”Yang kerja ini itu hari dari Kendari, besar anggarannya sekitar 40 miliar,” Ujar Aping.
‎
‎Awalnya, ia menduga pekerjaan ini milik Balai Wilayah Sulawesi IV Kendari namum setelah dikonfirmasi pihak BWS membantah.


‎
‎”Kita sudah tanya, bukan pekerjaannya BWS,” ungkapnya.
‎
‎
‎Terpisah, PLT Kepala dinas PUPR Konawe Muh Robin melalui kepala bidang SDA Ali Imran saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (16/6/2026) mengatakan bahwa pihaknya juga tidak memiliki informasi tentang pekerjaan tersebut.
‎
‎”Saya sudah cek ke lokasi, kami juga tidak tahu siapa punya pekerjaan ini,” ujarnya.
‎
‎Ia menjelaskan, umumnya jika ada pekerjaan atau proyek pemerintah yang turun ke daerah akan ada pemberitahuan atau sosialisasi.
‎
‎”Biasanya pasti ada sosialisasi ke pemerintah daerah atau pemerintah desa, tapi proyek ini kita tidak tau siapa yang punya,” jelasnya.
‎
‎Ali Imran pun menegaskan bahwa proyek tersebut bukan milik Pemda Konawe.
‎
‎Laporan : Febri Nurhuda
‎

‎
‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *