Viral Video Warga Bombana Dirujuk ke Rumah Sakit Gunakan Perahu Sampan, Kemana Nikel dan Emas?

oleh -330 Dilihat
oleh
Warga Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, dirujuk ke rumah sakit menggunakan perahu sampan.

Muarasultra.com, KONAWE – Pemandangan miris dan memilukan kembali terjadi di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Di saat negara terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat, kondisi sebaliknya justru dialami warga di Kabupaten Bombana.

Sebuah video yang diterima redaksi Muarasultra.com memperlihatkan seorang pasien perempuan asal Pulau Kabaena harus dirujuk ke rumah sakit menggunakan perahu sampan terbuka tanpa penutup. Minggu (18/1/2026).

Dalam perjalanan yang penuh risiko tersebut, pasien didampingi oleh anggota keluarga dengan peralatan seadanya, termasuk tabung oksigen.

Tanpa dukungan fasilitas rujukan medis yang layak dari pemerintah daerah, pasien harus berjuang melawan sakit di tengah perjalanan laut, terpapar panas dan angin. Kondisi ini pun memantik keprihatinan mendalam dari masyarakat.

Dalam rekaman video tersebut, seorang pria terdengar meluapkan kekecewaannya terhadap pimpinan daerah dan anggota DPRD Kabupaten Bombana. Dengan nada emosional, ia menyoroti minimnya perhatian pemerintah terhadap akses layanan kesehatan warga kepulauan.

“Bupati Bombana, lihat ini warga Kabaena yang dirujuk, perahunya tidak pakai tenda, Pak. Pak Bupati dan Wakil Bupati Bombana lihat ini. Anggota DPRD Bombana apa gunanya kalian, lihat ini wargamu. Masih mau berapa orang lagi yang harus dirujuk seperti ini,” ucapnya penuh emosi.

Ironisnya, Kabupaten Bombana dikenal sebagai salah satu daerah kaya sumber daya alam di Sulawesi Tenggara. Daerah ini memiliki potensi besar pertambangan, khususnya nikel dan emas, yang selama ini menjadi penopang utama perekonomian daerah. Aktivitas pertambangan berskala besar maupun kecil telah berlangsung selama bertahun-tahun dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah.

Namun, kekayaan sumber daya alam tersebut dinilai belum sepenuhnya berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat, terutama di sektor kesehatan. Peristiwa ini kembali membuka fakta pahit tentang kesenjangan pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan dan terpencil di Bombana.

Laporan : Febri

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *