Muarasultra.com, KONAWE – Siswi Madrasah Tsanawiyah (MTS) 1 Konawe, AMZ yang dikabarkan mengalami insiden kecelakaan saat bermain di kelas akhirnya kembali bisa berjalan seperti biasa.
Hal ini disampaikan orang tua AMZ, Sugiarto kepada awak media ini, Jum’at (17/10/2025).
“Alhamdulillah sudah bisami jalan, tiga kali kita pergi urut,” ujarnya.
Oang tua AMZ bilang, sore tadi sudah mengabtar sang buah hati untuk melakukan pemeriksaan medis ke RSUD Konawe, guna memastikan semua baik-baik saja.
“Kita sudah pergi periksa rontgen, nanti senin depan hasilnya keluar,” ungkap Sugiarto.
Terpisah, Kepala MTS 1 Konawe, Nyuheri Slamet saat ditemui awak media mengungkap bahwa insiden yang terjadi bukan kesengajaan ataupun perundungan atau bullying.
Nyuheri menjelaskan insiden terjadi saat siswa sedang belajar kelompok. Korban bersama teman-teman sekelasnya sedang bermain, namun nahas AMZ terjatuh.
Pasca terjatuh, AMZ masih bisa berdiri normal. Bahkan adik AMZ masih bisa menjawab soal yang diberikan oleh guru di papan tulis. Sehingga pihak sekolah tidak mengetahui ada insiden yang terjadi di kelas sebab AMZ hingga jam pelajaran berakhir masih berjalan seperti biasa.
“Jadi bukan karena dibully, adik AMZ jatuh saat baku tarik kursi dengan temannya, bukan karena kursinya ditarik dari belakang. Adik AMZ tidak mau bilang sama gurunya, dia takut nanti kena marah sama orang tuanya,” ungkap Nyuheri.
Lanjutnya, pasca kejadian ini ramai di pemberitaan. Pihak sekolah langsung menjenguk korban. “Saya bersama pak kandepag dan rekan-rekan guru langsung menjenguk adik AMZ,”
Selanjutnya, tentang CCTV yang tidak aktif, Nyuheri mengatakan hal ini sudah dilakukan perbaikan oleh tim teknis. Dan hasilnya, insiden yang terjadi di kelas 7.3 pada hari Rabu, 15 Oktober 2025 sudah dapat diperiksa.
“CCTV-nya sudah diperbaiki oleh teknisi, sekarang filenya sudah dapat diperiksa. Kami juga sudah lihat, dan memang adik AMZ terjatuh saat bermain bukan karena dibully,” jelasnya.
Kepada media ini, Nyuheri juga menyebutkan pihak sekolah MTS 1 Konawe akan terus memantau perkembangan kesehatan adik AMZ. Sekaligus membantu biaya pengobatan adik AMZ hingga sembuh total.
Kepala MTS 1 Konawe, menegaskan pihaknya sangat peduli terhadap keselamatan dan kenyamanan siswa-siswi disekolah.
“Jadi kalau disebutkan kami abai atau tidak peduli terhadap siswa kami itu tidak benar. Saya sangat tegas terhadap hak-hak siswa saya. Saya juga tidak segan-segan memberikan sanksi kepada anak-anak saya yang terbukti melakukan kesalahan, atau melanggar aturan sekolah,” pungkasnya.
Laporan : Febri Nurhuda






