Muarasultra.com, KONAWE – Peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas sangat bergantung pada kompetensi dan profesionalisme tenaga kesehatan yang bertugas.
Di Kabupaten Konawe, seperti di banyak daerah lain di Indonesia, puskesmas berperan sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang melayani masyarakat dalam skala luas.
Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa tenaga kesehatan yang bekerja di puskesmas memiliki kompetensi yang memadai untuk memberikan layanan yang berkualitas dan sesuai standar.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memastikan kompetensi tenaga kesehatan adalah melalui pelaksanaan uji kompetensi berbasis kredensial.
Kredensial adalah proses penilaian terhadap tenaga kesehatan yang mencakup kualifikasi, pengalaman, dan kompetensi untuk menentukan kelayakan mereka dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab tertentu.
Uji kompetensi berbasis kredensial ini bertujuan untuk menilai kemampuan tenaga kesehatan berdasarkan standar kompetensi yang telah ditetapkan, sekaligus memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa layanan yang diberikan oleh puskesmas dilakukan oleh tenaga kesehatan yang kompeten dan profesional.

Uji kompetensi Kredensial adalah suatu proses penilaian yang digunakan untuk mengukur kemampuan dan keterampilan seseorang dalam bidang tertentu. Uji ini dilakukan untuk menentukan apakah seseorang dalam profesi atau keahlian tertentu seperti lisensi atau gelar akademik.
Uji kompetensi kredensial biasanya melibatkan berbagai penilaian seperti ujian tertulis, tes praktek, wawancara atau penilaian portopolio dan di selenggarakan oleh Tim yang berwenang atau organisasi professional, tujuannya adalah memastikan bahwa individu yang mendapatkan keredensial benar-benar memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas-tugas dalam profesinya.
Optimalisasi peran tenaga kesehatan melalui uji kompetensi berbasis kredensial di puskesmas Kabupaten Konawe menjadi sangat relevan dalam konteks peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Proses ini tidak hanya berfokus pada penilaian kompetensi, tetapi juga memberikan peluang bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka melalui pendidikan berkelanjutan dan pelatihan. Dengan demikian, uji kompetensi berbasis kredensial dapat menjadi alat untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di tingkat puskesmas, serta meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan.
Penulis : HJ.Nurleni, S.KM., M.KM.






