Muarasultra.com, KONAWE – Komite Pemilihan (KP) Askab PSSI Konawe sore ini akan menyelenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB) Pemilihan Ketua Umum Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia periode tahun 2024 – 2028 di salah satu hotel di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Minggu (10/11/2024).
Pelaksanaan KLB ini berdasarkan surat keputusan ASPROV PSSI Sulawesi Tenggara Nomor: SKEP/063/MZF- ASPROV/PSSISULTRA/XI-2024, Tentang PLT. Ketua Askab PSSI Konawe dan Kongres Pemilihan ASKAB PSSI Konawe.
Ketua Komite Pemilihan Jumar Lakarama menjelaskan persiapan Kongres telah rampung dan saat ini sejumlah voters atau pemilik klub telah melakukan registrasi untuk ikut serta mensukseskan KLB Askab PSSI Konawe.
“Alhamdulillah, kita sudah siap untuk Kongres. Teman-teman pemilik suara, baik itu voters maupun perwakilan atau yang mendapatkan mandat telah hadir,” ujarnya.
Jumar Lakarama menambahkan selain para voters dan delegasi pihaknya juga menghadirkan Ketua Asprov PSSI Sultra dan sejumlah pemerhati sepak bola di Sulawesi Tenggara.
Kata dia, KLB Askab PSSI Konawe merupakan KLB yang mendapatkan perhatian khusus dari Sekum PSSI Pusat sehingga pihaknya berupaya semaksimal mungkin agar pelaksanaan KLB berjalan sukses dan lancar.
“Niat dan tujuan kita sama, bagaimana sepak bola di Sulawesi Tenggara khususnya di Kabupaten Konawe menjadi lebih baik,” tutupnya.
Laporan : Febri
Muarasultra.com, KONAWE – Di tengah dorongan kuat pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi anggaran melalui Instruksi…
Muarasultra.com, KENDARI – Narapidana korupsi pertambangan, Supriadi, dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Langkah tegas diambil Kakanwil…
Muarasultra.com, KENDARI – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Molawe membuka layanan aduan 24…
Muarasultra.com, KONAWE – Di tengah dorongan kuat pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi anggaran melalui Instruksi…
Muarasultra.com, JAKARTA – Tim penyidik resmi menetapkan Hery Susanto (HS) , yang menjabat sebagai Anggota…
Muarasultra.com, JAKARTA - Lembaga yang seharusnya menjadi benteng pengawasan pelayanan publik justru diguncang dari dalam.…