Muarasultra.com, KONAWE – Insiden kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan industri Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Seorang pekerja bernama Fiqri, operator Dump Truck/Mobil Penumpang Umum (DT/MPU), mengalami luka bakar berat yang menyebabkan cacat permanen usai diduga terjatuh ke dalam limbah panas hasil produksi nikel. Jum’at (11/7/2025).
Fiqri merupakan pekerja dari anak perusahaan PT Multi Prima Usahatama yang merupakan mitra kerja dari PT Obsidian Stainless Steel (PT OSS).
Berdasarkan video amatir, peristiwa tragis itu terjadi ketika korban turun dari kendaraan untuk memeriksa kondisi sleck—material limbah panas dari proses peleburan nikel.
Tanpa alat pelindung diri (APD) yang memadai, korban diduga terperosok ke dalam timbunan sleck yang baru saja dibuang.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar serius di sebagian besar tubuhnya.
Korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Update terakhir korban telah menerima perawatan medis.
Belum ada pernyataan resmi dari pihak perusahaan terkait kejadian ini. Namun, insiden ini kembali memunculkan sorotan terhadap lemahnya pengawasan keselamatan kerja di kawasan industri Morosi yang dalam beberapa tahun terakhir kerap mencatat insiden serupa.
Sejumlah pegiat keselamatan kerja mendesak agar investigasi menyeluruh segera dilakukan, termasuk memeriksa kepatuhan perusahaan terhadap standar keselamatan kerja yang diatur dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan dan regulasi K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
Laporan : Febri Nurhuda






