Muarasultra.com, JAKARTA – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) menonaktifkan total lima pejabat Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Jawa Barat.
Inspektur Jenderal Kementerian Imipas, Rudi Setiawan menyebut penonaktifan itu dilakukan pihaknya dalam rangka menginvestigasi temuan fasilitas mewah dari Ombudsman.
”Kami menonaktifkan 5 pejabat struktural yang diduga ya bertanggung jawab terkait peristiwa yang ditemukan oleh Ombudsman,” ujarnya dalam konferensi pers, Sabtu (26/9/2026).
Diketahui lima pejabat yang dinonaktifkan tersebut merupakan;
1. Kalapas, Wisnu Hani Putranto, A.Md.IP., S.H., M.Si. (Kalapas Kelas IIA Cibinong Non Aktif)
2. Adi Nugroho Nur Wichaksono, A.Md.IP., S.H. (Kasi Keamanan dan Ketertiban/Kamtib Non Aktif)
3. I Gusti Bagus Widya Putra (Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas/KPLP Non Aktif)
4. Yhosep Jhon Ferry, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Kasi Binadik) yang bertanggung jawab atas evaluasi, pemberian remisi, serta pelaksanaan program asimilasi.
5. Deni Sugiarto. Kepala Urusan Umum (Kaur Umum). Deni dinonaktifkan karena membidangi inventarisasi dan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN).
Rudi mengatakan usai diberhentikan kelimanya akan langsung diperiksa terkait seluruh temuan fasilitas mewah yang ada.
”Akan kami lakukan pemeriksaan, bagaimana peristiwa atau kondisi yang terjadi sampai ditemukan dan sampai hari ini.” tuturnya.
Sebelumnya, Anggota Ombudsman, Syafrida Rachmawati Rasahan mengatakan ada sejumlah bangunan berfasilitas lengkap yang ditemukan timnya di area Lapas Cibinong.
Bangunan tersebut dilengkapi ruang tamu, ruang tidur, ruang makan, dapur, televisi, kulkas, serta berbagai perlengkapan rumah tangga lainnya.
Tim Ombudsman sempat meminta keterangan salah seorang penghuni fasilitas tersebut. Orang itu berstatus warga binaan alias narapidana dan mengaku membayar untuk bisa menempatinya.
Namun, Ombudsman belum memperoleh informasi soal besaran harga sebab saat meminta keterangan, tim terhalang petugas yang mendatangi lokasi.
Syafrida juga mengatakan di area hunian mewah, ada fasilitas gym yang sedang dibangun dan rencana pembangunan minigolf. Ombudsman juga menemukan kulkas yang berisi botol minuman keras di wilayah klaster ini.
Laporan : Febri Nurhuda







