Drama Adu Pinalti Warnai Final Piala Kemerdekaan di Tongauna, PS Andeposandu Kalahkan PS Epeea 4 – 3

oleh -478 Dilihat
oleh
PS Desa Andeposandu.

Muarasultra.com, KONAWE – Drama adu tendangan pinalti mewarnai pertandingan final Piala Kemerdekaan zona 5 antara PS Desa Epeea versus Desa Andeposandu.

Pertandingan yang berlangsung di lapangan Barata I’Hana, Kelurahan Tongauna, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (9/10/2023) sore tadi menempatkan PS Desa Andeposandu sebagai pemenang setelah mengalahkan PS Desa Epeea dengan skor 4-3.

Sebelumnya kedua kesebelasan bermain imbang tanpa gol sehingga pertandingan dilanjutkan dengan drama adu pinalti.

Bertindak sebagai penembak pertama striker Desa Epeea Arifudin yang juga top skor dalam turnamen ini berhasil melakukan eksekusi dan memperdaya penjaga gawang desa Andeposandu, 1-0 untuk desa Epeea.

Sedangkan kesebelasan Andeposandu melalui eksekutor pertamanya, Bahari justru gagal mencetak gol untuk menyamakan kedudukan.

Selanjutnya gelandang anyar PS Desa Epeea Alan Sabora juga sukses mengeksekusi tendangan finalty, 2-0 untuk keunggulan Desa Epeea.

Penembak kedua PS Desa Andeposandu Oge berhasil memecah kebuntuan juga menjadi titik awal kembalinya semangat dan mental tim asuhan Ramadhan (Kades Andeposandu).

Sebaliknya penembak ketiga dan keempat desa Epeea atas nama Yayan dan Irwan justru mampu ditepis penjaga gawang Andeposandu, keunggulan berbalik untuk Andeposandu setelah penembak ketiga dan keempatnya justru sukses memperdaya gawang desa Epeea yang dijaga oleh Gego, 2-3 Andeposandu unggul.

Tim Asuhan Sumitro Sabora (Kades Epeea) berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 setelah eksekusi pinalti Rajib tidak dapat dijangkau gawang Andeposandu.

Sayangnya Rajib menjadi penembak terakhir untuk desa Epeea, sedangkan Andeposandu masih memiliki penembak terakhir.

Adalah Markus sang Kapten Desa Andeposandu yang menjadi pahlawan kemenangan timnya, setelah tendangan pinaltinya tak mampu di halau penjaga gawang Epeea. Epeea 3 – Andeposandu 4.

Desa Andeposandu menjadi Juara 1 dan desa Epeea harus puas di posisi ke 2. Sedangkan juara 3 direbut PS Kelurahan Puosu setelah mengalahkan PS Kelurahan Tongauna dengan skor 2-1.

Adapun Pemain terbaik dalam turnamen ini diberikan kepada gelandang Kel Puosu Dedet dan Top Skorer atau pencetak gol terbanyak diraih Arifudin dengan 15 gol.

Juara 1 mendapatkan hadiah uang pembinaan 13 juta + tropy dan Piala bergilir, juara 2,3 dan 4 masing-masing diberikan uang pembinaan dan trophy.

Laporan : Febri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *