Muarasultra.com, KONAWE – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga pendidik dalam menghadapi perkembangan teknologi di dunia pendidikan.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Konten Digital untuk Pendidikan Kelompok Belajar Masyarakat (PKBM) yang digelar di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 55 tutor PKBM jenjang pendidikan setara SD, SMP hingga SMA dari berbagai wilayah di Kabupaten Konawe.
Bimtek dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe, Ahmad Djauhari, S.Pd., M.Pd.

Dalam sambutannya, Ahmad Djauhari menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberadaan tutor PKBM memiliki peran penting dalam membantu pemerintah memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Ia juga mengapresiasi dedikasi para tutor yang selama ini turut berkontribusi dalam pelaksanaan proses pembelajaran di lingkungan PKBM.
Ahmad Djauhari berharap, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang peningkatan kapasitas, tetapi juga dapat mendorong para tutor untuk semakin kreatif dalam menyediakan sarana dan bahan pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi digital.
“Harapan kami, melalui kegiatan ini kompetensi para tutor semakin meningkat, khususnya dalam menyediakan dan mengembangkan sarana pembelajaran berbasis digital yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe, Hj. Siti Rostini, mengatakan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan.

Menurutnya, transformasi tersebut salah satunya terlihat dari semakin luasnya pemanfaatan konten digital sebagai media pembelajaran yang interaktif, fleksibel, serta mudah diakses.
“Pengembangan konten digital ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas bahan ajar sekaligus memperluas akses pembelajaran berbasis digital,” jelas Siti Rostini.
Ia menambahkan, kegiatan Bimtek tersebut menjadi bagian dari upaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe dalam meningkatkan kapasitas pendidik, khususnya tutor PKBM, agar mampu mengembangkan sekaligus memanfaatkan konten digital secara efektif.
Dengan penguasaan teknologi yang semakin baik, para tutor diharapkan dapat menghadirkan metode pembelajaran yang lebih inovatif, menarik, dan sesuai dengan perkembangan kebutuhan peserta didik di era digital.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Dikbud Konawe untuk mendorong transformasi pembelajaran yang adaptif, sehingga pendidikan nonformal melalui PKBM dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Laporan : Febri Nurhuda







