Sultra Darurat AIDS, 280 Kasus Didominasi Homoseksual

oleh -84 Dilihat
oleh
Ilustrasi.

Muarasultra.com, Kendari – Persoalan HIV/AIDS di Sulawesi Tenggara (Sultra) memasuki fase yang membutuhkan perhatian serius. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, sebanyak 280 kasus baru HIV ditemukan melalui layanan kesehatan di sejumlah puskesmas dan rumah sakit di wilayah Sultra.

‎Data tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, dr. Andi Edy Surahmat, M.Kes., dilansir dari Sultra Klik, Rabu (26/8/2026).

‎Dari total 280 kasus baru tersebut, sebanyak 223 kasus merupakan laki-laki dan 57 kasus perempuan. Dari 223 kasus pada laki-laki, sebanyak 130 kasus tercatat memiliki faktor risiko hubungan seksual sesama laki-laki (LSL).

‎“Iya benar, didominasi homoseksual,” ujar Andi Edy melalui pesan WhatsApp.

‎Data tersebut menjadi perhatian karena menunjukkan masih adanya tantangan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di Sultra. Pemerintah tidak hanya dituntut memperkuat edukasi, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan HIV secara dini.

‎Andi Edy menegaskan, penanggulangan HIV/AIDS tidak dapat hanya dibebankan kepada Dinas Kesehatan. Menurutnya, diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk memutus mata rantai penularan.

‎“Harapan kami, HIV/AIDS tidak lagi menjadi ancaman di Sulawesi Tenggara. Ini membutuhkan peran seluruh elemen: pemerintah, pendidikan, dunia usaha, tokoh agama dan masyarakat, serta komunitas—bukan hanya Dinas Kesehatan,” katanya.

‎Ia menyebut pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil, termasuk keluarga, sekolah dan lingkungan sosial. Masyarakat juga diharapkan menerapkan perilaku hidup sehat serta menghindari berbagai faktor risiko penularan HIV.

‎Selain pencegahan, akses terhadap pemeriksaan HIV juga dinilai penting. Layanan tes diharapkan mudah dijangkau, cepat, rahasia, serta diberikan tanpa stigma dan diskriminasi agar masyarakat tidak takut melakukan pemeriksaan.



‎Laporan ; Febri Nurhuda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *