Demo di Gerbang Kantor Bupati Konawe Ricuh, Dua Personil Polres Konawe Alami Luka Bakar Serius

oleh -1397 Dilihat
oleh

Muarasultra.com, KONAWE – Puluhan warga menggelar aksi demontrasi di depan gerbang kantor Bupati Konawe, Senin (15/1/2024).

Masa aksi yang disinyalir berasal dari desa Napooha – Walanapo, Kecamatan Latoma menuntut agar Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe menghentikan praktek-praktek penerbitan SKT di wilayah Kecamatan Latoma, Amonggedo, Routa yang diduga untuk mengakomodir kepentingan perusahaan tambang emas dan tambang nikel di wilayah itu.

Pantauan awak media, tiba di gerbang barat Kantor Bupati Konawe, Puluhan masa aksi ini diterima oleh Personil Satpol-pp dan Personil Polres Konawe dan beberapa pejabat lingkup Pemda Konawe.

Pihak Polres Konawe berupaya melakukan mediasi agar pihak pendemo bisa bertemu dengan pejabat Bupati Konawe.

Setelah dilakukan mediasi, Asisten II Setda Konawe Akbar Latiwai mencoba menemui pendemo namun masa aksi menolak dan meminta agar Pj Bupati Konawe Harmin Ramba yang menemui mereka.

Sembari menyampaikan orasinya, beberapa pendemo mengeluarkan alat peraga demontrasi ban dan mencoba untuk melakukan pembakaran ban.

Aksi tersebut ditahan oleh personil Satpol-pp dan Polres Konawe karena pihak pendemo diperbolehkan untuk melanjutkan orasinya di depan Kantor Bupati.

Namun pihak pendemo memaksa untuk melakukan pembakaran ban, hingga akhirnya tarik menarik antar pendemo dan aparat hukum tidak dapat dihindari.

Akibatnya dua personil Polres Konawe mengalami luka bakar serius usai terkena semburan api yang berasal dari bensin yang disiramkan oknum pendemo.

Dua personil Polres yang terkena luka bakar tersebut salah satunya adalah Kasat Binmas Polres Konawe AKP Kadek Sudiadnyana yang saat ini tengah dirawat di ruang IGD BLUD RS Konawe.

Atas insiden ini Polres Konawe akan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa oknum yang terlibat dalam aksi pembakaran ban tersebut.

Laporan : Febri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *