Muarasultra.com, Konawe – Untuk mengantisipasi dampak bencana banjir akibat curah hujan yang masih tinggi Kepolisian Resor Konawe dan jajaranya disiagakan dalam waktu 24 jam.
Kesiap-siagaan itu diawali dengan patroli Satuan Samapta dan Bhabinkamtibmas disetiap wilayah yang rawan banjir.
Kapolres Konawe AKBP Ahmad Setiadi, S.I.K mengatakan kegiatan patroli tersebut bertujuan untuk memantau wilayah yang rawan banjir sekaligus mendeteksi dini terhadap potensi terjadinya bencana banjir.

Hal tersebut dilakukan mengingat intensitas hujan semakin tinggi dan dalam waktu yang lama. Sehingga dikhawatirkan terjadi peningkatan debit air sungai yang dapat mengakibatkan banjir yang lebih besar.
“ Oleh karena itu masyarakat diharapkan berperan aktif dan ikut mendukung Kepolisian dalam menjaga dampak banjir dan menjaga kamtibmas,”kata Kapolres Konawe.
Lanjut Kapolres Konawe, masyarakat harus menjaga keamanan di lingkungan masing-masing kemudian dapat melaporkan apabila debit air mulai naik dan melaporkan juga apabila ada hal-hal yang mencurigakan.
Selain itu, Kapolres Konawe juga memerintahkan jajaranya untuk menyiapkan peralatan pribadi dan Tim demi melakukan antisipasi dari dampak banjir.

Mengenai Kesehatan masyarakat apabila banjir sudah dilanda oleh masyarakat, Kapolres Konawe menjelaskan bahwa ketika air kotor dalam jumlah banyak menggenang, masalah kesehatan pun tidak dapat dihindari.
“ Beragam wabah gangguan kesehatan lebih mudah menyebar dan menyerang siapa saja, khususnya kaum lanjut usia dan anak-anak,”jelas AKBP Ahmad Setiadi, S.I.K.
Kemudian masalah kerugian ekonomi tentunya akan terjadi kerusakan pada rumah dan barang-barang yang ada didalamnya sehingga menimbulkan kerugian ekonomi.
“ Hal ini bisa memperlambat perputaran roda ekonomi masyarakat,”tutupnya.
Laporan : Redaksi






