Muarasultra.com, KONAWE – Komitmen membangun Kabupaten Konawe tidak hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur dan program ekonomi, tetapi juga pada kualitas sumber daya aparatur yang menjadi penggerak utama roda pemerintahan.
Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., menegaskan pentingnya peran aparatur yang memiliki integritas, profesionalisme dan dedikasi tinggi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.
Pesan tersebut disampaikan Bupati saat memberikan materi “Peran Strategis PPPK” pada kegiatan Orientasi PPPK Gelombang II Tingkat Kabupaten Konawe.
Di hadapan para peserta orientasi, Yusran Akbar menekankan bahwa Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) memiliki posisi strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, menjadi ASN bukan semata-mata tentang status kepegawaian, melainkan sebuah amanah untuk memberikan kontribusi nyata bagi daerah dan masyarakat.
“Membangun daerah dimulai dari ASN yang berintegritas dan berdedikasi,” menjadi pesan utama yang disampaikan Bupati Konawe dalam kegiatan tersebut.
Yusran Akbar mengingatkan, integritas harus menjadi pondasi dalam setiap pelaksanaan tugas. Aparatur dituntut mampu menjaga kepercayaan masyarakat dengan bekerja secara jujur, bertanggung jawab dan mengedepankan kepentingan publik.
Di sisi lain, profesionalisme juga menjadi tuntutan yang tidak dapat ditawar. Setiap PPPK diharapkan mampu menguasai bidang tugasnya, terus meningkatkan kompetensi serta mengikuti perkembangan dan perubahan kebutuhan masyarakat.
PPPK Dituntut Adaptif dan Berorientasi Pelayanan
Bagi Yusran Akbar, birokrasi pemerintahan harus mampu bergerak mengikuti perkembangan zaman. Aparatur tidak boleh terjebak dalam pola kerja lama, tetapi harus memiliki kemampuan beradaptasi serta menghadirkan inovasi dalam memberikan pelayanan.
Semangat tersebut sejalan dengan penerapan nilai dasar ASN BerAKHLAK, yang menjadi pedoman dalam membangun budaya kerja aparatur yang profesional dan berorientasi kepada masyarakat.
Nilai Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi benar-benar diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Bupati juga mendorong para PPPK untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik dengan sesama aparatur maupun masyarakat. Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan kerja bersama dan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.
“Aparatur harus hadir untuk memberikan solusi, bukan menambah persoalan. Karena itu, setiap tugas harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan orientasi pada kepentingan masyarakat,” demikian pesan yang ditekankan dalam arahannya.
Menyiapkan Aparatur untuk Konawe Masa Depan
Orientasi PPPK Gelombang II menjadi momentum penting untuk membangun pemahaman sekaligus menyatukan semangat para aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Melalui kegiatan tersebut, para PPPK diharapkan mampu memahami posisi strategis mereka sebagai bagian dari birokrasi Pemerintah Kabupaten Konawe.
Tidak hanya memiliki kompetensi sesuai bidang masing-masing, para PPPK juga diharapkan memiliki karakter pelayanan, etos kerja, loyalitas terhadap tugas serta komitmen untuk menjaga integritas sebagai aparatur negara.
Bagi Pemerintah Kabupaten Konawe, peningkatan kualitas aparatur merupakan bagian penting dari strategi pembangunan daerah. Birokrasi yang kuat, profesional dan berintegritas diyakini akan memberikan dampak langsung terhadap kualitas pelayanan serta keberhasilan berbagai program pembangunan.
Dengan semangat tersebut, PPPK diharapkan menjadi kekuatan baru birokrasi Konawe yang mampu bekerja secara profesional, adaptif dan kolaboratif.
Sebab, di balik setiap kebijakan dan program pembangunan, terdapat aparatur yang menjadi ujung tombak pelaksanaannya.
ASN berintegritas, birokrasi profesional, pelayanan berkualitas—menjadi fondasi penting menuju Konawe yang semakin maju.
Laporan : Febri Nurhuda







