Tak Bisa Bahasa Indonesia Direktur Keuangan PT OSS Ditegur Pimpinan Komisi VII DPR saat Rapat Kerja

oleh -79 Dilihat
oleh

Muarasultra.com, JAKARTA – Komisi VII DPR RI tegur sejumlah bos smelter nikel gara-gara tak bisa berbahasa Indonesia saat rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (8/6/2023).

Salah satu bos yang terkena teguran itu Direktur Keuangan PT Obsidian Stainless Steel atau OSS, Hans.

Di mana, rapat itu bermula membahas tata kelola niaga nikel di Indonesia yang melibatkan Plt Direktur Jenderal Minerba (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Muhammad Wafid.

Serta Direktur Jenderal ILMATE Kementerian Perindustrian, Taufik Bawazierdan.

Saat rapat dimulai, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eddy Soeparno yang menjadi pimpinan rapat kemudian meminta masing-masing bos smelter untuk memperkenalkan diri dan perusahaannya secara singkat.

Saat giliran pihak PT OSS yang diwakili oleh Direktur Keuangan, Hans yang memperkenalkan diri dengan menggunakan bahasa asing.

Eddy Soeparno yang merupakan politisi PAN itu sempat mempertanyakan mengenai juru bicara atau translatornya.

Kemudian Hans menjawab jika translatornya berada di lantai dua ruangan itu.

Eddy pun memprotes sebab dalam rapat resmi parlemen memang seharusnya menggunakan bahasa Indonesia.

“Ini adalah sidang parlemen resmi dan semua sidang parlemen dilakukan dalam bahasa Indonesia. Ini adalah aturan,” kata Eddy.

“Jadi Anda harus diwakili oleh seseorang yang dapat berbicara dalam bahasa Indonesia. Kami akan menunggu presentasi Anda jadi harap orang (penerjemah) Anda hadir di ruangan ini,” tegas Eddy dikutip dari YouTube TV Parlemen. (*)

Laporan : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.