Muarasultra.com, KONAWE – Seorang warga desa Awuliti bernama Masnur Muis menyampaikan pernyataan kontroversi saat rapat pembahaydan penetapan rencana kerja pembangunan desa (RKPDES) Desa Awuliti, Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.
Masnur Muis yang diberikan menyampaikan saran dalam rapat tersebut, justru mengungkap bahwa sebagian dana desa diberikan kepada oknum kejaksaan, hal inilah yang membuat sejumlah program dana desa tidak terlaksana dengan maksimal.
“Ada institusi di Konawe yang bisa menerima suap, bisa menerima suap. Itu bukan puluhan juta bahkan ratusan juta. Mau tau? Kejaksaan,” ujar Mansur.
Ia menyampaikan bahwa informasi tersebut didapatkan dari Ketua BPD setempat. “Ini bukan di karang-karang, pak desa ngomong sama Ketua BPD, BPD ngomong sama saya,” ujarnya dihadapan peserta rapat.
Masnur pun menambahkan bahwa, bukan hanya desa Awuliti yang menjadi korban akan tetapi hampir semua kepala desa yang menjadi korban.
Atas viralnya pernyataan ini, Masnur Warga Desa Awuliti, Kecamatan Lambuya, Masnur Muis secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada institusi Kejaksaan, selasa (20/1/26) malam.
Kepada media tajukperistiwa.com, Masnur Muis menyampaikan permohonan maafnya kepada institusi kejaksaan atas pernyataannya dalam forum musyawarah desa baru-baru ini terkait dugaan suap oknum Kejaksaan
“Atas nama pribadi, tanpa adanya paksaan dan tekanan dari siapapun, saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada institusi kejaksaan” tuturnya
Sekali lagi, dirinya menyampaikan permohonan maaf “perkataan saya tidak benar adanya. Ini adalah murni kekhilafan saya sebagai manusia biasa” tambahnya.
Laporan : Redaksi
Muarasultra.com, JAKARTA - Polisi resmi menetapkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie…
Muarasultra.com, JAKARTA - Jaksa Agung Tindak Pidana Khusus atau Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Dr. Febrie…
Muarasultra.com, Jakarta– Cara Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengembalikan uang yang diduga berasal dari Bupati…
Muarasultra.com, KENDARI – Sebanyak 42 pekerja proyek pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Abeli Dalam, Kota…
Muarasultra.com, Jakarta – Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)…
Muarasultra.com, JAKARTA - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah klaim pihaknya tidak…