Program Makan BerGizi Gratis Makan Korban, Siswa SMKN 1 Konawe Keracunan Massal

oleh -643 Dilihat
oleh
Salah satu siswa di Kabupaten Konawe yang mengalami keracunan usai menyantap menu MBG.

Muarasultra.com, KONAWE – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang pemerintah untuk meningkatkan gizi siswa justru memakan korban di SMK Negeri 1 Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Puluhan pelajar mengalami gejala keracunan usai menyantap hidangan yang disajikan pada Rabu (24/9/2025) pagi.

Sejumlah siswa dilaporkan menderita diare, mual, pusing, hingga harus dilarikan ke Puskesmas dan RSUD Konawe. Dari data terakhir, sembilan pelajar masih menjalani perawatan intensif di RSUD, sementara lima siswa lainnya dipulangkan untuk rawat jalan.

Suhartini, siswa kelas XI SMKN 1 Unaaha, mengaku sudah mencium aroma tak sedap dari lauk ayam yang dibagikan sekolah.

“Waktu makan ayamnya agak bau, tapi saya tetap makan. Awalnya biasa saja, tapi sore sampai di rumah perut langsung sakit, mual, dan diare berulang kali,” ungkapnya.

Meski demikian, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Unaaha, Buyung Muhammad Rantau, berdalih pengolahan makanan dilakukan sesuai standar dan pengawasan ketat sejak dini hari.

“Pengolahan dimulai jam 3 subuh, jam 4 masuk pemorsian, lalu di-packing. Penyaluran jam 7 pagi. Bahkan bahan baku ayam kami cek langsung dari pemasok,” klaim Buyung.

Ia mengakui akan mengevaluasi seluruh proses, terutama kebersihan dapur, menyusul insiden keracunan massal ini.

SPPG Unaaha melayani sedikitnya 2.130 siswa di 17 sekolah, mulai dari tingkat PAUD, SD, hingga SMA/SMK. Artinya, dampak kesalahan pengolahan makanan bisa meluas dan mengancam ribuan pelajar.

Insiden ini menimbulkan pertanyaan besar soal efektivitas pengawasan program MBG yang menelan anggaran besar namun justru berujung mencederai kesehatan siswa. Publik mendesak adanya audit ketat terhadap rantai pasok dan standar higienitas dapur MBG.

Laporan : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *