Personel Polsek Sigap Amankan Hari Raya Galungan di Delapan Pura Wilayah Hukum Polsek Wiwirano, Berlangsung Aman dan Kondusif ‎

oleh -44 Dilihat
oleh

Muarasultra.com, KONAWE UTARA – Kepolisian Sektor (Polsek) Wiwirano melaksanakan pengamanan dan monitoring kegiatan ibadah umat Hindu dalam rangka perayaan Hari Raya Galungan yang berlangsung di sejumlah pura yang berada di wilayah hukum Polsek Wiwirano, Kabupaten Konawe Utara, Rabu (17/6/2026).

‎Kegiatan pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Wiwirano, Ipda German Sero SR, SH, MH, dengan melibatkan personel Polri yang ditempatkan di setiap lokasi ibadah guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

‎Pengamanan dilakukan sejak pukul 07.00 Wita dan menyasar delapan pura yang tersebar di Kecamatan Wiwirano, Landawe, dan Langgikima. Kehadiran personel kepolisian mendapat dukungan dari para pecalang yang turut membantu menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan ibadah.

‎Kapolsek Wiwirano menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam menjamin keamanan umat Hindu yang melaksanakan ibadah Hari Raya Galungan.

‎“Pengamanan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Hindu dalam menjalankan ibadah serta memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah hukum Polsek Wiwirano,” ujarnya.

‎Adapun lokasi yang menjadi sasaran pengamanan meliputi Pura Jagad Giri Sari di Desa Wawoheo, Kecamatan Wiwirano, dengan jumlah umat sekitar 50 orang. Selanjutnya Pura Giri Nata di Desa Hialu, Kecamatan Landawe, yang dihadiri sekitar 100 umat Hindu.

‎Selain itu, pengamanan juga dilakukan di Pura Jati Tunggal dan Pura Swastirat yang berada di Kecamatan Langgikima, masing-masing dihadiri sekitar 50 umat. Kemudian Pura Amerta Sari di Desa Culambatu dan Pura Agung Giri Merta di Desa Lamparinga, Kecamatan Wiwirano.

‎Sementara di Kecamatan Landawe, personel juga melakukan pengamanan di Pura Puncak Sari, Desa Tambakua, serta Pura Dalem di Desa Laumoso.

‎Selama pelaksanaan ibadah, personel kepolisian melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi pura, mengatur arus lalu lintas apabila diperlukan, serta berkoordinasi dengan tokoh agama dan pecalang guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

‎Berdasarkan hasil monitoring, seluruh rangkaian ibadah Hari Raya Galungan di delapan pura tersebut berlangsung dengan khidmat, tertib, dan lancar. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun kejadian menonjol selama kegiatan berlangsung.

‎Kegiatan pengamanan dan monitoring berakhir sekitar pukul 09.00 Wita dengan situasi wilayah tetap aman, tertib, dan kondusif.

‎Keberhasilan pengamanan ini menunjukkan sinergi yang baik antara Polri, tokoh agama, pecalang, serta masyarakat dalam menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Konawe Utara.

 

Laporan : Redaksi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *