Muarasultra.com, KONAWE – Oknum ASN dan Kepala Desa lingkup Pemda Konawe diduga terlibat politik praktis. Dugaan ini mencuat setelah Oknum ASN berinisial FM dan Kepala Desa Uete berinisial A tertangkap kamera tengah bersama rombongan bakal calon bupati Konawe di Bandara Haluoleo Kendari.
Foto yang dimaksud memperlihatkan, FM berdiri disamping kiri Rusdianto dan Fahri Pahlevi Konggoasa yang saat itu menggunakan pakaian partai berwarna merah.
Sedangkan Oknum Kades Uete, Kecamatan Konawe berinisial A juga tak sungkan berfoto bersama salah satu pengurus partai yang ikut dalam rombongan balon Bupati Konawe.
Hal tersebut diketahui bertentangan dengan pasal 2 huruf f Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Menanggapi hal ini anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Konawe, Restu Tabara saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa pihaknya sementara melakukan penulusuran. “Kami sedang melakukan penelusuran,” katanya.
Disamping itu, saat dikonfirmasi, Fajar Meronda mengatakan bahwa dirinya hanya secara kebetulan ketemu di Bandara dengan Wakil Ketua DPRD Konawe dan anggota DPR RI.
“Tidak perlu saya tanggapi kerena tidak ada poinnya, secara kebetulan ketemu di Bandara dan apa yang salah ketemu di area publik Wakil Ketua DPRD Konawe dan anggota DPR RI,” tuturnya.
Laporan : Redaksi






