Opini

MPR Anggarkan Rp 1,7 Triliun untuk Sosialisasikan Sejarah Indonesia yang Salah dan Menyesatkan

Muarasultra.com, JAKARTA – Apa jadinya jika Majelis Permusyawaratan Rakyat, sebagai lembaga tinggi negara, sudah bertahun-tahun lamanya memberikan sosialisasi 4 Pilar MPR-RI kepada masyarakat luas, dengan materi sejarah Indonesia yang salah bahkan menyesatkan.

Menurut keterangan Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Sejarah (RKMPS) Batara Hutagalung, pihaknya telah menyampaikan kepada pimpinan MPR RI Ahmad Muzani, bahkan kepada pimpinan MPR RI periode sebelumnya, tentang kesediaannya berpartisipasi mengkoreksi buku sosialisasi 4 pilar MPR RI, dengan tujuan agar program sosialisasi 4 pilar MPR RI, dengan anggaran TA 2025 sebesar Rp 1,7 Triliun, dapat menyajikan fakta sejarah yang benar kepada masyarakat, sehingga akan memberi kontribusi positif bagi terciptanya semangat persatuan dan kesatuan.

Kesalahan penulisan sejarah dalam buku sosialisasi 4 pilar MPR RI, diantaranya terkait asal usul nama Indonesia, cikal bakal lahirnya Partai Komunis Indonesia, periodesasi masa penjajahan, penyerahan kekuasaan penjajahan Jepang kepada sekutu, hasil konperensi meja bundar dan masih banyak lagi yang harus dikoreksi.

Dihadapkan oleh carut marut historiografi kebangsaan Indonesia, akibat fabrikasi dan pemalsuan oleh Belanda serta manipulasi maupun pemutar balikan oleh anasir anti RI secara terstruktur sistematik dan massif.

Pemahaman publik tentang sejarah bangsa semakin buruk, sejalan dengan kebijakan dihapusnya pelajaran sejarah di sekolah-sekolah. Sudah saatnya MPR-RI sebagai lembaga tinggi negara, harus mengambil peran sentral, dalam upaya meluruskan historiografi kebangsaan Indonesia.

Revisi buku sosialisasi 4 pilar MPR RI, sebagai bentuk komitmen MPR terhadap pemahaman publik tentang sejarah bangsa yang benar. Pimpinan MPR RI Ahmad Muzani, diharapkan memiliki moral kepemimpinan yang berkarakter negarawan, sehingga memandang revisi buku sosialisasi 4 pilar MPR RI, sebagai suatu momentum yang sejalan dengan upaya meluruskan sejarah bangsa ini.***

 

Sri Radjasa MBA

Pemerhati Intelijen

admin

Recent Posts

Antri BBM Tiada Akhir, Warga Konawe Curhat Sulitnya Mendapatkan BBM di Pertamina

Muarasultra.com, KONAWE - Antrian bahan bakar minyak atau BBM subsidi jenis pertalite di Kabupaten Konawe…

3 menit ago

Kejari Konawe Jadi Tempat Penitipan Barang Sitaan Kejati, Ada Alat Berat Milik PT Babarina

Muarasultra.com, KONAWE - Sejumlah alat berat jenis eksavator dan dumb truck terparkir di halaman kantor…

52 menit ago

Capt. Mastri Tulak Apresiasi Dedikasi dan Pengabdian Capt. Sorindra dalam Pisah Sambut KUPP Molawe

Muarasultra.com, KONUT – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas I Molawe, Kabupaten Konawe Utara (Konut),…

2 jam ago

Kejati Tetapkan Kabiro Perekonomian Sultra Tersangka Kasus Korupsi Uang Makan Minum

Muarasultra.com, Kendari – Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdul…

3 jam ago

Desa Waworaha-Konawe Raih Nilai Tertinggi Evaluasi Desa Antikorupsi se-Sultra versi KPK

Muarasultra.com, KONAWE - Sebagai tindak lanjut surat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia nomor B/462/DKM.01.02/80-84/01/2026…

3 jam ago

Proyek Rp12,96 Miliar Disorot, Jalan Langgonawe Rusak, Kades Tagih Janji Kontraktor

Muarasultra.com, KONAWE – Kepala Desa Langgonawe, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, Muhammad Yusuf, mengeluhkan kerusakan jalan…

7 jam ago