Menteri ATR/BPN Nusron Wahid (Kanan), Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono (Kiri).
Muarasultra.com, Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengadakan pertemuan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono. Pertemuan tersebut membahas sinergi antar kementerian dalam upaya pemberian sertipikasi hak atas tanah yang berada di atas permukaan air.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nusron menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor guna memastikan keberlangsungan hak-hak masyarakat adat yang selama ini tinggal dan beraktivitas di atas perairan.
“Kami ingin memastikan bahwa proses pemberian hak atas tanah di atas air berjalan selaras dengan prinsip-prinsip keberlanjutan dan tetap menjaga kearifan lokal masyarakat adat,” ujar Nusron.
Salah satu poin penting yang dibahas adalah integrasi dengan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL), sebagai bagian dari tata kelola ruang laut yang baik dan terkoordinasi.
Langkah ini diharapkan menjadi bentuk kehadiran negara dalam melindungi masyarakat adat serta memastikan legalitas atas tempat tinggal dan aktivitas ekonomi mereka, khususnya di wilayah pesisir dan perairan.
Laporan : Redaksi
Muarasultra.com, JAKARTA – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menonaktifkan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Rumah Tahanan…
Muarasultra.com, KONAWE – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial…
Muarasultra.com, KONAWE – Di tengah dorongan kuat pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi anggaran melalui Instruksi…
Muarasultra.com, KENDARI – Narapidana korupsi pertambangan, Supriadi, dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Langkah tegas diambil Kakanwil…
Muarasultra.com, KENDARI – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Molawe membuka layanan aduan 24…
Muarasultra.com, KONAWE – Di tengah dorongan kuat pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi anggaran melalui Instruksi…