Main Bensin, Seorang Anak di Konawe Alami Luka Bakar hingga Meninggal Dunia

oleh -154 Dilihat
oleh
Ilustrasi.

Muarasultra.com, KONAWE – Seorang anak berinisial A usia 11 tahun warga desa Wawolemo, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe, meninggal dunia usai mengalami luka bakar akibat bermain bensin bersama teman-temannya.

A (11) th sempat mendapatkan perawatan medis di BLUD RS Kabupaten Konawe namun akhirnya meninggal dunia pada, Jum’at (26/5/2023) sekira pukul 17.00 Wita, kemarin.

Kapolsek Pondidaha Iptu Heru Purwoko saat dikonfirmasi via pesan whatsapp, Sabtu (27/5/2023) membenarkan perihak peristiwa yang akhirnya merenggut nyawa seorang anak di Wawolemo.

“Betul, saat ini masih kami tangani,” Kata Kapolsek Pondidaha.

Heru Purwoko menerangkan awal peristiwa kebakaran tersebut terjadi.

Pada hari Jum’at 19 Mei 2023 waktu sore hari, A (11) th bersama 3 rekannya yaitu B (12), AF (11) dan R (12) tahun sedang bermain (menghirup) bensin di sebuah gedung Posyandu milik pemerintah Desa Wawolemo.

Setelah beberapa saat bermain bensin, AF mengatakan bahwa besok bensin tersebut sudah tidak akan baik atau tidak enak dihirup. Sehingga AF menumpahkan bensin tersebut dibelakang pintu gedung Posyandu Wawolemo.

“Ini besok sudah tidak baik, lalu menumpahkan bensin tersebut dipintu dibelakang,” tulis Iptu Heru Purwoko menirukan keterangan AF.

Kemudian anak inisial R membakar bensin yang ditumpahkan oleh AF sehingga api menjalar ke botol bensin yang masih dipegang oleh AF.

Karena panik AF melemparkan botol berisikan bensin tersebut ke jendela namun sayangnya botol bensin tersebut mengenai tembok gedung hingga terpental ke lantai mengenai A dan B.

“Bensin yang ada didalam botol terhambur dan mengenai anak B dan A sehingga tubuh anak A dan B terbakar,” jelasnya.

Nyala api semakin membesar membuat 4 orang anak yang berada di dalam gedung Posyandu menjadi panik dan berusaha untuk keluar dari gedunggedung melalui pintu.

Pada saat pintu terbuka AF langsung keluar melewati tubuh R yang saat itu terjatuh pada saat membuka pintu kemudian anak A keluar lewat jendela yang tidak ada kacanya, sedangkan B keluar melalui pintu.

Atas kejadian tersebut A (11) mengalami luka bakar hingga akhirnya meninggal dunia, sedang rekannya B (12) yang juga mengalami luka bakar masih menerima perawatan medis di BLUD RS Konawe.

Pihak kepolisian sektor Pondidaha saat ini masih melakukan penyelidikan perihal tragedi yang merenggut nyawa salah satu anak di desa Wawolemo, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe.

Laporan : Febri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.