Ketua PGRI Konawe Hania Yusran Disebut Jadi Aktor Intelektual Pelantikan Pejabat di TPA Mataiwoi

oleh -1672 Dilihat
oleh
Agus Marwan (Kiri) , Muh Supril (Kanan).

Muarasultra.com, KONAWE – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) cabang Kabupaten Konawe, Hj. Hania Yusran disebut sebagai aktor intelektual pelantikan sejumlah pejabat eselon III dan IV yang berlangsung di Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) Mataiwoi beberapa waktu yang lalu.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua PB HAM Konawe Raya, Muh Supril. Saat menyampaikan orasinya didepan Kantor Bupati Konawe, Selasa (24/2/2026).

Muh Supril mengatakan, Hania Yusran yang saat ini dipercaya sebagai ketua PGRI Konawe diduga menjadi aktor intelektual mutasi jabatan yang berlangsung di dinas pendidikan dan kabupaten Konawe (Dikbud) Konawe.

“Ketua PGRI Konawe kami duga menjadi dalang pelantikan kemarin,” ujarnya.

Menurutnya, ketua PGRI seharusnya menjadi pelindung dan pengayom kepentingan guru. PGRI seharusnya menjadi corong aspirasi guru dan kepala sekolah, bukan sebaliknya.

“Ini pelantikan seperti balas dendam politik. Proses demokrasi sudah selesai,” jelas Muh Supril.

Ketua PB HAM Konawe Raya ini pun menyampaikan bahwa pemrintah saat ini tengah fokus mengatasi dampak efisiensi anggaran.

“Pemerintah seharusnya memikirkan kondisi keuangan daerah kita di tengah kebijakan efisiensi anggaran, ditengah kondisi ekonomi masyarakat yang melemah, daya beli masyarakat yang menurun seharusnya mendapatkan perhatian lebih,” pungkasnya.

Sebelumnya, Muh Supril bersama sejumlah aktivis, guru dan pengawas sekolah menggelar aksi demontrasi di depan kantor Dikbid Konawe. Masa menuntut Bupati Konawe membatalkan pelantikan pejabat eselon III dan IV yang berlangsung di TPA Mataiwoi.

Laporan : Febri Nurhuda

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *