Muarasultra.com, KONAWE – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST melalui Kadis Nakertrans Ir. Ilham Jaya memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PT Midi Utama Indonesia Tbk atau Alfamidi yang dinilai telah memberikan ruang dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.
Apresiasi tersebut disampaikan Yusran Akbar saat menghadiri kegiatan Job Fair Konawe 2026 yang digelar di pelataran Eks STQ Unaaha, Rabu (12/8/2026).
Menurut Ilham, langkah Alfamidi dalam membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas merupakan bentuk nyata penerapan prinsip kesetaraan di dunia kerja.
Ia menilai, penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk memperoleh pekerjaan, mengembangkan kemampuan, sekaligus menunjukkan prestasi sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.
“Ini menjadi sebuah contoh bahwa saudara-saudara kita yang berkebutuhan khusus juga memiliki hak yang sama untuk bekerja dan berprestasi,” ujar Kadis Nakertrans Konawe.
Ia mengatakan, keterlibatan penyandang disabilitas dalam dunia kerja tidak semestinya dipandang sebatas pemenuhan kewajiban perusahaan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang inklusif dan berkeadilan.
Komitmen tersebut sejalan dengan kebijakan nasional. Berdasarkan UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, perusahaan swasta diwajibkan mempekerjakan sedikitnya 1 persen penyandang disabilitas dari jumlah pekerjanya, sementara pemerintah, pemerintah daerah, BUMN dan BUMD memiliki kuota minimal 2 persen.
Sementara itu, Alfamidi melalui program Alfability tercatat terus memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Perusahaan tersebut menyebut hingga 2026 telah mempekerjakan 340 karyawan penyandang disabilitas, atau sekitar 1,08 persen dari total karyawan.
Data tersebut menunjukkan bahwa keberadaan pekerja disabilitas di lingkungan Alfamidi bukan sekadar simbol inklusivitas, tetapi telah menjadi bagian dari sistem ketenagakerjaan perusahaan.
Bagi Pemerintah Kabupaten Konawe, praktik tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi pelaku usaha lainnya agar semakin terbuka memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas.
Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong terciptanya Konawe sebagai daerah yang ramah disabilitas, termasuk menghadirkan akses yang lebih luas terhadap pekerjaan dan kesempatan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.
“Harapan kita, Konawe bisa menjadi daerah yang ramah disabilitas, menjadi rumah bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Mereka harus diberikan ruang untuk berkarya dan menunjukkan bahwa mereka juga mampu memberikan kontribusi bagi daerah,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan membangun daerah inklusif tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari sejauh mana seluruh masyarakat mendapatkan kesempatan yang setara untuk berkembang.
Kehadiran perusahaan yang membuka peluang kerja bagi penyandang disabilitas dalam Job Fair Konawe 2026 pun dinilai menjadi langkah positif untuk mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan pencari kerja dari berbagai latar belakang.
Pemerintah daerah berharap semakin banyak perusahaan di Konawe mengikuti langkah tersebut, sehingga kesempatan kerja tidak hanya terbuka bagi masyarakat umum, tetapi juga bagi penyandang disabilitas yang memiliki kompetensi dan kemauan untuk bekerja.
Dengan demikian, semangat Konawe sebagai rumah bersama dapat diwujudkan melalui kesempatan yang setara, lingkungan kerja yang inklusif, serta penghargaan terhadap setiap potensi masyarakat tanpa memandang kondisi fisik maupun keterbatasan yang dimiliki.
Laporan : Febri Nurhuda
Kesempatan Setara untuk Semua, Yusran Akbar Apresiasi Alfamidi Serap Tenaga Kerja Disabilitas







