Kena Asam Lambung Tengah Malam, Wanita di Kendari Minta Bantu Tim Perintis Polda Sultra

oleh -77 Dilihat
oleh

Muarasultra.com, KENDARI – Sebuah kejadian menyentuh terjadi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Seorang perempuan yang tengah terbaring kesakitan akibat keluhan maag pada dini hari memilih menghubungi kepolisian melalui media sosial untuk meminta bantuan.
‎
‎Peristiwa tersebut terjadi di salah satu indekos di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Pondambea, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Senin (5/10/2026) dini hari.
‎
‎Saat itu, Tim Perintis Presisi Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah melaksanakan patroli rutin untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
‎
‎Di tengah kegiatan patroli, personel menerima pesan langsung atau direct message (DM) melalui akun Instagram resmi Tim Perintis Presisi. Pesan tersebut berasal dari seorang warga yang mengaku sedang sakit dan membutuhkan bantuan untuk mendapatkan obat.
‎
‎Komandan Tim (Dantim) Perintis Presisi Polda Sultra, Bripka Boy Sagita, mengatakan pihaknya sempat mempertimbangkan kemungkinan laporan tersebut merupakan aduan yang tidak benar.
‎
‎Pasalnya, kata dia, petugas sebelumnya beberapa kali menerima laporan melalui media sosial yang setelah ditindaklanjuti ternyata tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
‎
‎”Awalnya kami curiga jangan sampai ditipu lagi, karena sudah banyak laporan masuk yang setelah kita datangi ternyata nihil,” ungkap Bripka Boy Sagita, Senin (5/10/2026).
‎
‎Meski demikian, karena lokasi pelapor berada tidak jauh dari jalur patroli, personel memutuskan untuk mendatangi lokasi dan memastikan kondisi warga tersebut secara langsung.
‎
‎Setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati perempuan tersebut memang sedang dalam kondisi kesakitan dan membutuhkan bantuan.
‎
‎”Ternyata betul, dia sedang terbaring kesakitan,” ujarnya.
‎
‎Dalam komunikasi dengan petugas, perempuan tersebut mengaku tinggal seorang diri di Kota Kendari dan tidak memiliki keluarga yang dapat dimintai bantuan pada saat itu.
‎
‎Kondisinya semakin menyulitkan karena ia tidak memiliki kendaraan untuk keluar mencari apotek yang masih buka pada waktu dini hari.
‎
‎Melihat kondisi tersebut, Bripka Boy sempat menawarkan untuk membawa perempuan itu ke rumah sakit terdekat agar mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.
‎
‎Namun, tawaran tersebut ditolak secara halus. Perempuan itu menyampaikan bahwa keluhannya diharapkan segera membaik setelah mengonsumsi obat lambung.
‎
‎Mendengar hal tersebut, personel Tim Perintis Presisi kemudian berinisiatif membantu mencarikan obat yang dibutuhkan.
‎
‎Obat tersebut selanjutnya diserahkan langsung kepada perempuan itu di kamar indekosnya.
‎
‎Peristiwa sederhana tersebut menjadi gambaran bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan penanganan gangguan keamanan dan tindak kriminal, tetapi juga dapat hadir ketika warga membutuhkan pertolongan dalam situasi darurat.
‎
‎Respons cepat personel Tim Perintis Presisi Polda Sultra juga menunjukkan pentingnya kanal komunikasi antara masyarakat dan kepolisian, termasuk melalui media sosial, terutama ketika warga menghadapi kondisi yang membutuhkan bantuan segera.
‎
‎
‎Laporan ; Redaksi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *