Karyawan PT Konutara Sejati Ditemukan Tewas di Mess, Polisi Lakukan Penyelidikan ‎

oleh -58 Dilihat
oleh
Karyawan PT Konutara Sejati (PT KS) ditemukan tewas di dalam kamar Mess.

Muarasultra.com, KONAWE UTARA — Seorang pria berusia 62 tahun ditemukan meninggal dunia di dalam kamar Mess Blok 09 Kamar 908 PT KS (Konutara Sejati), Desa Sarimukti, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Kamis (3/9/2026) sore.

‎Korban yang diketahui bernama Cui Xiaoke, karyawan PT KS asal Provinsi Henan, ditemukan dalam kondisi terbaring di dalam kamar. Penemuan tersebut bermula ketika salah seorang saksi berupaya menghubungi korban untuk keperluan administrasi pekerjaan.

‎Hasil pengumpulan bahan keterangan personel Polsek Wiwirano dipimpin Kapolsek Ipda German Sero Saputera Rante, S.H., M.H, sekitar pukul 15.10 WITA, saksi Edwar Tolla Linting menghubungi Cui Xiaoke melalui aplikasi WeChat untuk menanyakan terkait tanda tangan absensi dan buku cuti. Namun, komunikasi tersebut tidak berlanjut.



‎Sekitar pukul 16.00 WITA, Edwar kembali menghubungi korban melalui sambungan WeChat. Panggilan tersebut tidak mendapat respons. Merasa curiga, Edwar kemudian bersama dua rekannya, Andi Jihan Faza dan Nafisah Yunizar Hamri, mendatangi kamar korban untuk memastikan keberadaannya.

‎Sesampainya di depan kamar 908, Edwar mengetuk pintu. Saat itu, saksi melihat adanya lalat di sekitar kamar yang semakin menimbulkan kecurigaan.

‎Ketiganya kemudian berupaya melihat kondisi dari bagian belakang kamar melalui jendela. Namun, jendela dalam keadaan tertutup.

‎Di tengah situasi tersebut, anggota Pam Obvit Polri, Bripda Khairil, mendekati Edwar dan menanyakan alasan dirinya berlari. Bripda Khairil kemudian memanjat dan merekam kondisi dari bagian jendela depan kamar.

‎Dari rekaman video tersebut, terlihat korban Cui Xiaoke dalam keadaan terbaring dan dikerumuni lalat di dalam kamar.
‎Informasi mengenai kondisi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pembukaan paksa pintu kamar. Mr. Wangdu mendobrak pintu Kamar 908 dan mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

‎Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Wiwirano Ipda German bersama personel piket Polsek Wiwirano segera menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan korban dalam kondisi terbaring di dalam kamar.

‎Polisi Olah TKP dan Evakuasi Jenazah

‎Tim Identifikasi Polres Konawe Utara bersama personel Polsek Wiwirano kemudian melakukan pemeriksaan awal dan olah TKP. Petugas juga memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

‎Pada pukul 17.47 WITA, tim yang dipimpin Kapolsek Wiwirano bersama anggota melakukan proses olah TKP sekaligus mengevakuasi jenazah korban.

‎Jenazah selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Kota Kendari untuk menjalani otopsi. Langkah tersebut dilakukan guna membantu memastikan identitas korban sekaligus mengetahui penyebab kematiannya.



‎Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Penyebab pasti kematian Cui Xiaoke belum dapat disimpulkan dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis serta proses penyelidikan lebih lanjut.

‎Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari para saksi serta memeriksa kondisi TKP untuk mengetahui secara utuh rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

‎Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian sebelum hasil pemeriksaan resmi dan penyelidikan selesai dilakukan.



‎Laporan : Febri Nurhuda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *