Kapolres Konut Lakukan Mediasi Insiden Penganiayaan Anggota TNI dan Komcad

oleh -417 Dilihat
oleh

Muarasultra.com, Konawe Utara – Kepala Kepolisian Resor Konawe Utara (Kapolres Konut), AKBP Rico Fernanda, S.H., S.I.K., M.H., turun tangan memediasi keluarga korban dan organisasi masyarakat (Ormas) usai insiden penganiayaan yang terjadi di Kelurahan Langgikima, Kecamatan Langgikima, pada Sabtu dini hari, 10 Mei 2025.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.50 Wita ketika dua korban, masing-masing MH (23) anggota TNI Yonif 711/RKS dan DH (33) tercatat sebagai anggota Komponen Cadangan (Komcad), terlibat cekcok dengan seorang tamu di depan tempat hiburan malam Cafe Lucky Jambu-jambu. Perselisihan berujung perkelahian yang mengakibatkan keduanya ditusuk senjata tajam jenis badik oleh pelaku berinisial A (36).

Korban MH mengalami empat luka tusuK, tiga di dada kiri dan satu di dada kanan dan telah dirujuk ke Rumah Sakit Korem di Kendari. Sementara korban DH menderita satu luka tusuk di pinggang kiri dan kini dirawat di Puskesmas Langgikima.

Kepolisian yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Rico Fernanda bergerak cepat dengan mengamankan TKP, mengevakuasi pelaku dari lokasi persembunyiannya di sebuah kamar kos, serta berkoordinasi dengan para tokoh Ormas guna mencegah potensi amukan massa.

“Kami melakukan pendekatan persuasif kepada keluarga korban dan tokoh masyarakat agar pelaku bisa kami bawa ke Polres untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum,” ujar Rico dalam keterangannya.

Situasi di Langgikima kini dalam penjagaan ketat aparat gabungan Polres Konut dan Polsek Wiwirano untuk mengantisipasi reaksi lanjutan dari pihak keluarga korban maupun Ormas setempat.(**)

Laporan : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *