Insiden Kecelakaan Kerja, Seorang Karyawan PT KDI Meregang Nyawa di dalam Truck

oleh -987 Dilihat
oleh
Kondisi karyawan PT Kelompok Delapan Indonesia usai mengalami kecelakaan kerja di Konawe Utara.

Muarasultra.com, KONAWE UTARA – Insiden kecelakaan kerja menewaskan seorang yang diduga karyawan PT Kelompok Delapan Indonesia (KDI).

Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (9/2/2025).

Peristiwa maut yang merenggut nyawa satu orang karyawan tambang itu bermula, saat Dump Truck PT KDI yang kabarnya diduga mengangkut ore nikel akan dikapalkan menggunakan Jetty milik PT Adi Kartiko Pratama (AKP).

Dalam dokumentasi foto dan Informasi yang dihimpun media ini, terlihat seorang pria yang diduga merupakan karyawan perusahaan tambang PT KDI tewas berlumuran darah akibat bodi depan kendaraan dump truk yang dikemudinya penyok.

Truk milik PT Kelompok Delapan Indonesia yang mengalami kecelakaan kerja di Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (9/2/2025).

Belum diketahui pasti penyebab terjadinya kecelakaan itu.

Kendaraan Dump Truck yang dikemudi korban.
Di peristiwa itu nampak sopir tersebut tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), sebagaimana aturan setiap perusahaan tambang yang berpedoman pada Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Yang mana harusnya juga, PT AKP selaku pemilik jetty yang digunakan PT KDI, melakukan koordinasi ke pihak sopir Dump Truck PT KDI (korban) untuk membekali diri menggunakan APD saat mengemudi atau menjalankan tugas dilapangan. Sayangnya hal itu rupanya tidak dilakukan.

Terkait peristiwa ini tim media telah berupaya mengkonfirmasi ke Disnakertrans Provinsi Sultra ihwal kecelakaan tersebut hingga korban yang berkerja tanpa dibekali Alat Pelindung Diri (APH). Sayangnya, pesan WhatsApp yang dikirimkan belum mendapat jawaban.

Bahkan pihak media ini juga mencoba mengkonfirmasi ke managemen PT KDI dan AKP via WhatsApp, namun belum ada tanggapan.

Laporan : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *