Muarasultra.com, KONAWE – Sebelumnya beredar sebuah video oknum pegawai Pertamina Lalosabila di Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, menolak memberikan pengisian BBM jenis Pertalite kepada salah satu konsumen.
Padahal konsumen tersebut melihat salah satu pengantri melakukan pengisian BBM jenis Pertalite secara mandiri tanpa melalui petugas nosel Pertamina.
Imbasnya sang konsumen kecewa, dan merekam kekecewaannya sembari mengeluarkan kalimat protes kepada oknum petugas Pertamina Lalosabila.
Menjawab hal tersebut, Manager Pertamina Lalosabila Agra menjelaskan bahwa oknum petugas yang ada dalam video tersebut telah diberikan sanksi surat peringatan (SP) dan telah dipindahkan.
“Kami sudah beri sanksi, dia juga kami pindahkan pak. Sudah tidak ada lagi di sini,” ujar Agra saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/10/2023).
Agra menjelaskan oknum konsumen yang melakukan pengisian secara mandiri saat itu merupakan salah satu petugas keamanan atau security Pertamina Lalosabila yang tidak menggunakan seragam.
Namun kata dia, tindakan dari oknum security dan petugas Pertamina Lalosabila yang viral di video memang tidak bisa dibenarkan.
“Security kami pak, memang dia tidak pake seragam. Keduanya sudah kami berikan sanksi dan sudah dipindahkan,” terangnya.
Pelayanan Pertamina Lalosabila pasca beredarnya video tersebut tetap berjalan normal seperti biasanya, warga berharap kejadian tersebut tidak lagi terulang.
Laporan : Febri






