Muarasultra.com, KONAWE – Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Pemda Konawe menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi gizi. Kegiatan ini bertujuan mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat dilingkungan sekolah.
Hadir dalam kegiatan ini, Bupati Konawe H. Yusran Akbar, ST, Ketua Penggerak PKK Konawe Hj. Hania Yusran, para kepala OPD Kabupaten Konawe, kepala sekolah, mitra SPPG dan ahli gizi se Kabupaten Konawe.
Bupati Konawe H. Yusran Akbar dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah BGN menyelenggarakan kegiatan edukasi dan sosialisasi gizi.

Yusran berharap masyarakat Kabupaten Konawe terkhusus kepala sekolah dan guru selaku PIC program MBG di lapangan untuk memberikan dukungan penuh terhadap program ini.
“Program MBG ini merupakan program pusat yang tentunya wajib mendapatkan dukungan dari kita semua, oleh karena itu jika ada kejadian khusus untuk disikapi secara bijaksana,” ujar Yusran Akbar.
Sementara itu, Kordinator Wilayah SPPG Kabupaten Konawe, Novry Al Ikmansyah mengatakan kegiatan ini juga bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang pelaksanaan program MBG di Kabupaten Konawe.

“Kita ingin menyamakan persepsi dan pemahaman terhadap pelaksanaan program MBG di Kabupaten Konawe,” ujar Novry.
Dijelaskan, kepala sekolah dan guru selaku PIC atau ujung tombak pelaksanaan program ini tentunya diharapkan memberikan dukungan penuh dan kontribusi nyata untuk mewujudkan pemenuhan gizi yang adil dan merata di Kabupaten Konawe.
“Program ini telah menggerakkan seluruh UMKM, petani, peternak dan keluarga kita. Kita tidak ingin program ini berhenti hanya karena kelalaian kita sendiri,” ungkapnya.

Novry menambahkan terhadap insiden yang terjadi di beberapa SPPG, pihak BGN telah memberikan sanksi tegas untuk dilakukan pemberhentian sementara. Hal ini dilakukan agar pihak pengelola SPPG dan penerima manfaat bisa melakukan evaluasi, sehingga peristiwa ini tidak terulang dikemudian hari.
Laporan : Febri Nurhuda






