DPRD Konawe Terima Aspirasi Warga Desa Lalonona, Dorong Optimalisasi Pelayanan Masyarakat

oleh -606 Dilihat
oleh

Muarasultra.com, KONAWE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe pagi tadi, Senin (19/1/2026) menerima aspirasi masyarakat desa Lalonona, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Aspirasi yang ditujukan kepada DPRD Konawe adalah surat resmi pengunduran diri kepala desa Lalonona, Wagianto. Surat pengunduran ini diantar langsung oleh masyarakat desa Lalonona dan diterima langsung oleh ketua Komisi II DPRD Kabupaten Konawe, Eko Saputra Jaya, SH.

Saat dikonfirmasi awak media ini, Eko Saputra Jaya menerangkan bahwa pagi tadi pihaknya telah menerima surat pengunduran diri kepala Lalonona Wagianto.

Eko Saputra Jaya.

“Sudah kami Terima suratnya, ditandatangani langsung oleh kepala desa diatas materai 10 ribu,” ujar Eko.

Lanjutnya, surat ini akan diteruskan kepada pimpinan untuk selanjutnya ditindaklanjuti agar pelayanan masyarakat di desa Lalonona kembali berjalan normal.

“Sudah kami teruskan ke sekretariat untuk diberikan kepada pimpinan. Kami dorong agar secepatnya surat pengunduran diri ini diproses agar pemerintah kembali berjalan di Lalonona. Karena kasian pelayanan pemerintahan di sana hampir lumpuh,” jelasnya.

Eko juga mengungkap telah melakukan kordinasi kepada ketua komisi I yang membidangi pemerintahan. Dan selanjutnya proses pergantian kepala desa Lalonona akan di proses oleh DPMD Konawe.

Eko Saputra Jaya anggota DPRD kabupaten Konawe. 

Sementara itu, salah satu warga desa Lalonona, mengungki saat ini pelayanan pemerintahan di desa Lalonona berjalan tanpa arah. Sebagai contoh pelayanan Posyandu bagi ibu hamil dan balita sudah tidak berjalan selama 5 bulan.

“Posyandu sudah 5 bulan pak tidak jalan, kasian kami punya keluarga. Selain itu rapat pembahasan anggaran perubahan tahun 2025 juga tidak dilaksanakan. Kami khawatir dana desa dan program lain di desa bisa terhambat apabila belum ada kejelasan pimpinan di desa kami,” ujar Warga desa Lalonona yang memilih dirahasiakan namanya.

Laporan : Febri Nurhuda

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *