Dampak Aktivitas Pertambangan Konawe Utara Kebanjiran, Ruksamin Pinta Mentri Tak Keluarkan RKAB

oleh -1511 Dilihat
oleh

Muarasultra.com, KONAWE UTARA – Sejumlah wilayah Kabupaten Konawe Utara kembali dilanda banjir. Banjir yang menerjang bumi oheo ini disinyalir karena dampak dari masifnya kegiatan pertambangan.

Salah satu warga setempat bernama Rahmat menyebutkan banjir terjadi akibat hujan yang melanda Konawe Utara sekitar jam 7 pagi.

“Tadi subuh hujan, ini video jam 7 pagi, di wilayah Langgikima ini,” ujarnya saat dihubungi melalui panggilan telepon, Jum’at (3/5/2024).

Akibat banjir sejumlah jalan Trans Sulawesi di Konawe Utara tidak bisa dilewati kendaraan. Nampak pula warna air berwarna jingga menggenangi wilayah Langgikima Konawe Utara.

“Jalanan nda bisa dilewati ketinggian air sekitar pinggang orang dewasa,” Sebutnya.

Sementara itu Bupati Konawe Utara Ruksamin dalam sebuah forum resmi beberapa waktu lalu meminta kepada kementerian lingkungan hidup untuk tidak mengeluarkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) bagi perusahaan tambang yang beroperasi di Konawe Utara.

Ruksamin meminta agar kementerian memberikan kesempatan bagi Pemerintah Daerah Konawe Utara untuk menyelamatkan daerahnya, karena ketika terjadi bencana perusahaan dan investor tutup mata.

“Jangan coba-coba keluarkan RKAB tahun selanjutnya, sebelum diselesaikan masalah lingkungannya, minimal ada Reklamasi. Beri kesempatan kepada kami menyelamatkan daerah kami. Kalau ada bencana Bupati yang dicaci maki,” tegasnya.

Ruksamin juga menegaskan berapapun jumlah RKAB yang akan diterbitkan sebaiknya tidak ada rekomendasi pembukaan lahan baru. Karena sekali lagi ketika bencana datang perusahaan tidak berbuat apa-apa.

Laporan : Febri

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *