Berita

Bisnis Solar Ilegal di Bondoala-Kapoiala Makan Korban, Pekerja Tambang Alami Kecelakaan, Kapolsek Bungkam?

Muarasultra.com, KONAWE – Bisnis bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ilegal di wilayah hukum kepolisian sektor (Polsek) Bondoala memakan korban.

Salah satu pekerja tambang di wilayah itu, mengalami kecelakaan. Tangan terkelupas, motor rusak akibat jalan licin karena tumpahan solar dari sebuah mobil pick up.

Mobil dengan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) DT 8961 BA disebut-sebut melakukan pemuatan solar ilegal menggunakan jerigen.

Tendryan Salah warga setempat yang merekam aktivitas ilegal ini, mengungkap pemuatan solar ilegal ini telah berlangsung lama dan terkesan dibiarkan oleh pihak kepolisian.

Tendri mengungkapkan pengangkutan BBM ilegal ini kerap kali membuat jalanan menjadi licin akibat tumpahan solar.

“Jangan pura-pura tidak tahu. Jika aparat kepolisian tidak segera menindak, ini bisa diartikan sebagai pembiaran. Ini menyangkut keselamatan masyarakat sekaligus pelanggaran hukum negara,” tegas Tendriyan. Jum’at (3/10/2025).

Disebutkan, solar tersebut berasal dari salah satu perusahaan di kawasan jetty Morosi. Bahan bakar kemudian diangkut dengan jeriken menggunakan pick up secara berulang setiap hari.

Nama seorang perempuan bernama Ibu Irma disebut sebagai pemilik solar maupun kendaraan pengangkut. Namun hingga kini, pihak kepolisian maupun instansi terkait belum memberikan klarifikasi resmi ataupun tindakan terkait legalitas aktivitas tersebut.

Oleh karena itu warga mendesak aparat penegak hukum untuk segera bertindak tegas. Mereka menekankan bahwa penertiban distribusi solar yang diduga ilegal sangat penting guna mencegah jatuhnya korban dan menutup ruang penyalahgunaan BBM bersubsidi.

“Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, pelanggaran distribusi BBM dapat dikenakan sanksi pidana hingga enam tahun penjara dan denda maksimal Rp60 miliar. Polisi tidak boleh menunggu ada korban jiwa baru bertindak,” tambah Tendriyan.

Kasat reskrim Polsek Bondoala AIPTU Hendra saat dihubungi via telepon menyebutkan belum ada laporan soal kecelakaan karyawan akibat tumpahan solar.

“Belum ada laporan, korban kecelakaan juga tidak melapor,” ujarnya.

Meski demikian, AIPTU Hendra bilang akan berkoordinasi kepada pimpinan untuk melakukan lidik.

Sementara itu, Kapolsek Bondoala IPTU Heder Payapo saat dikonfirmasi via telepon maupun pesan Whatsapp oleh awak media ini memilih untuk tidak menjawab.

Beberapa waktu yang lalu, sebuah mobil pick up bermuatan solar terbakar di jalan desa Laosu Jaya, Kecamatan Bondoala, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Selasa (17/12/12024) lalu.
Akibat insiden ini, ratusan liter solar dan sebuah mobil pick up hangus terbakar.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa mobil tersebut milik penampung solar bernama Irma dengan alamat Lalonggasumeeto.

BBM tersebut didapatkan dari truk kencing. BBM kemudian dijual kepada pelaku kontraktor mining di Sultra. Keuntungan dari bisnis ini diduga mengalir ke sejumlah pihak termasuk aparat penegak hukum. Sehingga aktivitas inipun berjalan lancar karena mendapatkan perlindungan hukum dari oknum.

Laporan : Febri Nurhuda

 

admin

Recent Posts

RKAB Belum Rampung, Tambang PT Mining Maju di Kolaka Utara Terancam Terhenti

Muarasultra.com, JAKARTA – Nasib operasional 106 perusahaan tambang kini berada di ujung tanduk setelah Direktorat…

19 jam ago

PT Surya Lintas Gemilang di Kolaka Dilaporkan ke Polda Sultra

Muarasultra.com, Kendari - PT Surya Lintas Gemilang (PT SLG) yang beroperasi di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten…

20 jam ago

Kanal Pengaduan Digital Kementerian ATR/BPN, Jembatan Aspirasi Menuju Layanan Publik Lebih Baik

Muarasultra.com, ​Jakarta - Pada era digital yang menuntut keterbukaan dan akuntabilitas, Kementerian Agraria dan Tata…

21 jam ago

Antusiasme Warga Menanti Sertifikat Elektronik Usai Pengurusan Roya

Muarasultra.com, Kabupaten Tangerang - Masyarakat menunjukkan rasa antusias terhadap penerapan Sertipikat Elektronik. Digitalisasi terhadap sertipikat…

21 jam ago

Kasus Tambang PT Cocoman dan PT Kaltim Khatulistiwa di Morowali Utara Naik Sidik

Muarasultra.com, Morowali – Penyidik di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng) tengah menyidik dua kasus…

21 jam ago

Bantah Tunggak Honor Posyandu, Kades Wowalahambuti Pastikan BLT dan Insentif Dibayar Setelah Dana Desa Cair

Muarasultra.com, KONAWE - Pemerintah Desa Wowalahambuti, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe membantah tidak membayarkan honor kader…

1 hari ago