Muarasultra.com, KONAWE – Pemenang tender pekerjaan peningkatan Jalan Poros Abuki dalam hal ini PT El Patih Arsa Putra diduga tidak serius melaksanakan pekerjaan peningkatan jalan Poros Abuki sepanjang 4,900 meter dengan anggaran Rp. 18.220.000.000.
Padahal anggaran awal pekerjaan sebesar 20% atau sebesar 3,6 Miliar sudah dicairkan namun kondisi dilapangan pihak pemenang pekerjaan baru melakukan pengupasan atau penyiapan badan jalan.
Salah satu warga Kecamatan Abuki, Ilham meminta kepada pihak perusahaan pemenang tender pekerjaan jalan Poros Abuki untuk menunjukan keseriusan pelaksanaan pekerjaan ini.
“Ini perusahaan kayaknya tidak serius, biar papan proyeknya tidak ada,” ujar Ilham.

Lanjut Ilham, seharusnya pihak pemenang pekerjaan segera melaksanakan pekerjaan dengan progres dan target yang ada, tidak terkesan santai.
“Sudah mau satu bulan ini jalan di kupas tidak ada lagi kelanjutan, kita sudah mandi debu satu bulan belum juga ada kelanjutan,” kesalnya.
Senada dengan hal itu, Jus uga mempertanyakan apa penyebab pekerjaan jalan tersebut terkesan lamban.
“Sebenarnya apa penyebab keterlambatan pekerjaan ini, kasian kita masyarakat tiap hari harus bermandikan debu, bilang juga uangnya sudah ada, kontraktornya sudah ada, alat beratnya sudah ada, akan menjadi terbengkalai pekerjaan ini kalau tiba musim hujan,” timpalnya.

Peningkatan jalan Poros Mataiwoi – Abuki ini telah lama dinantikan oleh masyarakat, kondisi jalan yang memprihatinkan dengan banyaknya kubangan dan ruas jalan yang sempit membuat akses lintas kabupaten ini perlu mendapatkan perhatian pemerintah.
Sayangnya pihak pemenang pekerjaan terkesan abai dan santai dalam melaksanakan pekerjaan tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan pihak awak media belum bisa mendapatkan keterangan dari pihak PT El Patih Arsa Putra.
Laporan : Febri






