Revitalisasi SMP Negeri 3 Wawotobi Mulai Dikerjakan, Sekolah Harap Lingkungan Belajar Makin Nyaman

oleh -47 Dilihat
oleh
Pelaksanaan revitalisasi SMP Negeri 2 Wawotobi.

Muarasultra.com, KONAWE – Program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan mulai dilaksanakan di SMP Negeri 3 Wawotobi, di desa Nario Indah, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

‎Bantuan revitalisasi yang diterima sekolah tersebut meliputi rehabilitasi satu unit kantor, satu unit WC, serta pembangunan rabat beton atau pemasangan paving block sepanjang kurang lebih 150 meter.

‎Berdasarkan pantauan awak media di lokasi proyek, proses pekerjaan tengah berlangsung. Para pekerja juga terlihat mengikuti prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan mengutamakan keselamatan selama melaksanakan pekerjaan.

‎Salah seorang guru SMP Negeri 3 Wawotobi, Syukur, S.Pd.Gr., mengatakan sekolah saat ini memiliki sebanyak 157 siswa yang terbagi dalam enam rombongan belajar (rombel).

‎Menurutnya, bantuan revitalisasi tersebut sangat berarti bagi pihak sekolah, terutama dalam mendukung peningkatan mutu dan kualitas pendidikan melalui lingkungan sekolah yang lebih nyaman dan layak bagi siswa maupun tenaga pendidik.

‎“Bantuan revitalisasi ini sangat berarti bagi sekolah. Tentunya ini untuk menunjang mutu dan kualitas pendidikan, khususnya dengan menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman,” ujar Syukur.

‎Meski demikian, Syukur menyebut masih terdapat sejumlah kebutuhan sarana dan prasarana yang perlu mendapat perhatian. Salah satunya adalah ruang guru yang hingga kini belum tersedia secara memadai.

‎Selain itu, pihak sekolah juga berharap ke depan dapat memperoleh bantuan untuk pembangunan atau pemasangan pagar sekolah demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan pendidikan.

‎“Kami berharap ke depan SMP Negeri 3 Wawotobi kembali bisa mendapatkan bantuan serupa, terutama untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana yang masih diperlukan sekolah,” harapnya.

‎Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas adanya program revitalisasi tersebut dan berharap dukungan pemerintah terhadap peningkatan fasilitas pendidikan dapat terus berlanjut, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dalam lingkungan yang semakin aman, nyaman, dan representatif.

 

Laporan : Febri Nurhuda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *