Terseret Ombak Seorang Pria Asal Tinanggea Tenggelam di Pantai Taipa Konawe Utara

oleh -614 Dilihat
oleh

Muarasultra.com, KONAWE UTARA — Seorang pemuda bernama Muh. Hasan (23), warga Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, ditemukan meninggal dunia setelah terseret ombak saat berenang di kawasan wisata Pantai Taipa, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Senin (9/6/2025) sore.

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 14.45 WITA. Menurut laporan dari Kapolsek Sawa kepada Kapolres Konawe Utara, korban semula memancing bersama tiga rekannya di tepi Pantai Taipa.

Setelah memancing, korban bersama seorang rekannya, Amran (25), warga Kolaka Timur, memutuskan untuk berenang. Namun, tak lama kemudian, ombak besar menghantam dan menyeret keduanya.

Amran berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi pantai, sementara Muh. Hasan terus terseret arus. Amran segera meminta pertolongan kepada petugas pengamanan wisata dan pihak PNBP Konawe Utara yang berada di lokasi. Tim gabungan pun langsung melakukan upaya pencarian.

“Korban ditemukan sekitar pukul 15.17 WITA dalam kondisi tidak sadarkan diri dan segera diberikan pertolongan pertama di lokasi. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan,” ungkap Kapolsek Sawa dalam laporannya.

Sementara itu, Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan tim setempat untuk proses evakuasi.

“Tim SAR gabungan yang berada di sekitar lokasi langsung merespons cepat laporan tersebut. Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung pantai untuk lebih berhati-hati, terutama saat kondisi ombak sedang tidak bersahabat,” ujar Wahyudi dalam keterangannya.

Jenazah korban saat ini telah dibawa menggunakan ambulans menuju Puskesmas Lembo untuk proses identifikasi lebih lanjut, sambil menunggu kedatangan keluarga.

Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa situasi di lokasi kejadian saat ini dalam keadaan aman dan kondusif. Langkah-langkah preventif seperti larangan berenang sementara waktu telah diberlakukan guna mencegah kejadian serupa.

Laporan : Redaksi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *