Gaji Pemain Unaaha FC Belum Dibayar, Manajemen Tunggu Laporan Pelatih Usai Kekalahan Telak 1-5

oleh -186 Dilihat
oleh

Muarasultra.com, KONAWE – Manajemen Unaaha FC memberikan klarifikasi terkait isu belum dibayarkannya gaji pemain, pelatih, dan official untuk bulan Juni 2026. Pihak klub memastikan seluruh hak para pemain dan tim kepelatihan tetap menjadi tanggung jawab manajemen dan saat ini sedang dalam proses penyelesaian.

‎Manajer Unaaha FC, Hariadi Pagala, mengatakan bahwa manajemen masih menunggu laporan pertanggungjawaban dari Pelatih Kepala Unaaha FC, Muh Azhar, terkait hasil pertandingan babak delapan besar yang mempertemukan Unaaha FC dengan Persibangga Purbalingga.

‎Menurut Hariadi, hingga saat ini laporan resmi mengenai jalannya pertandingan tersebut belum diterima oleh manajemen klub.

‎ “Manajemen menunggu laporan pertanggungjawaban hasil pertandingan di babak delapan besar karena sampai hari ini belum dilaporkan oleh pelatih kepala,” ujar Hariadi.

‎Diketahui, pada laga tersebut Unaaha FC hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan langkah ke babak berikutnya sekaligus membuka peluang promosi ke Liga 3. Namun, tim asal Konawe itu justru harus menelan kekalahan telak 1-5 dari Persibangga Purbalingga.

‎Hariadi mengungkapkan, setelah pertandingan berakhir, pihak manajemen menerima informasi dari salah seorang pemain terkait skema permainan yang diterapkan saat menghadapi Persibangga. Menurutnya, formasi yang digunakan disebut berbeda dari pola permainan yang selama ini menjadi andalan tim.

‎Meski demikian, ia menegaskan bahwa manajemen tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum mendapatkan penjelasan resmi dari pelatih kepala.

‎ “Kami tidak menuduh. Sebab angin tidak bisa dilihat, tetapi bisa dirasakan. Kami mendapatkan laporan langsung dari pemain bahwa skema yang digunakan saat itu tidak seperti biasanya sehingga hasil pertandingan tidak maksimal,” ungkapnya.


‎Lebih lanjut, Hariadi menegaskan bahwa keterlambatan pembayaran gaji bukan berarti manajemen mengabaikan kewajibannya kepada pemain maupun official tim. Ia menilai, sebagai pengelola klub, manajemen juga memiliki hak untuk memperoleh laporan dan evaluasi menyeluruh atas hasil pertandingan yang dinilai krusial bagi perjalanan Unaaha FC musim ini.

‎Menurutnya, sejak Unaaha FC berdiri dan berkiprah selama kurang lebih 14 bulan terakhir, manajemen selalu berupaya memenuhi komitmen kepada seluruh elemen tim, termasuk dalam hal pembayaran gaji dan kebutuhan operasional klub.

‎”Sejak Unaaha FC terbentuk hingga berjalan kurang lebih 14 bulan, kami tidak pernah melanggar komitmen, apalagi terkait persoalan gaji. Namun, manajemen juga perlu mendengarkan dan melihat laporan pertanggungjawaban dari pelatih kepala,” tegasnya.

‎Manajemen Unaaha FC berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan melalui komunikasi internal yang baik sehingga hak-hak pemain, pelatih, dan official dapat dipenuhi, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan tim ke depan.

 

Laporan: Febri Nurhuda

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *