Ketua DPW FKSPN Sultra Desak PT SCM dan Perusahaan di Konawe Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

oleh -515 Dilihat
oleh
Ramadhan.

Muarasultra.com, KONAWE – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (DPW FKSPN) Provinsi Sulawesi Tenggara, Ramadhan, menyampaikan harapan dan desakannya terkait ketenagakerjaan di Kabupaten Konawe, khususnya terhadap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Routa seperti PT. SCM.

Dalam keterangannya, Ramadhan menyoroti masih tingginya angka pengangguran di Konawe yang dinilainya tidak terserap dengan baik oleh perusahaan. Ia mendesak agar perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut mengutamakan perekrutan tenaga kerja dari masyarakat lokal.

“Perusahaan yang ada di Kabupaten Konawe mengutamakan tenaga kerja dari Kabupaten Konawe sebagai usaha peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat Kabupaten Konawe,” tegas Ramadhan.

Ia juga menekankan pentingnya pemenuhan hak-hak dasar karyawan, seperti jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan. Ia tidak ingin hak-hak karyawan tidak dipenuhi oleh perusahaan. Oleh karena itu, Ramadhan mendesak Dinas Nakertrans Kab Konawe bertanggung jawab dalam angkatan kerja yang masuk pada perusahaan-perusahaan di Konawe.

Lanjutnya, perusahaan harus mendaftarkan seluruh karyawan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan serta mematuhi ketentuan upah minimum provinsi (UMP) dan mendorong terbentuknya upah minimum kabupaten (UMK) di Konawe.

“Perusahaan yang ada di Kab. Konawe harus dan wajib mendaftarkan karyawan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, serta memenuhi ketentuan UMP dan mendorong pembentukan UMK demi kesejahteraan pekerja,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ramadhan mendorong Pemerintah Kabupaten Konawe untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap tenaga kerja lokal (TKL) sesuai dengan Peraturan Daerah yang berlaku. Hal ini dianggap penting guna meningkatkan daya saing dan keterlibatan masyarakat dalam pertumbuhan sektor industri di daerah tersebut.

“Dengan bertambahnya investor dan berkembangnya usaha perindustrian di Kabupaten Konawe, Pemerintah Daerah wajib melakukan pendataan TKL,” tambahnya.

Di sisi lain, ia juga menekankan pentingnya peran pekerja dalam menjaga situasi yang kondusif agar investor tidak ragu untuk menanamkan modalnya di Konawe.

“Investasi yang masuk akan membuka lapangan kerja dan secara langsung berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Konawe,” pungkas Ramadhan.

Laporan : Febri Nurhuda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *