Muarasultra.com, KONAWE – Peningkatan jalan poros Mataiwoi – Abuki sepanjang 4,5 kilometer dari desa Arubia Jaya hingga desa Epeea yang dikerjakan oleh kontraktor PT Elfatih Arsa Putra terus menuai kecaman dari masyarakat khususnya di wilayah Abuki dan sekitarnya.
Pasalnya peningkatan jalan poros Mataiwoi-Abuki yang belum cukup setahun dikerjakan ini sudah mulai mengalami kerusakan.
Sedikitnya puluhan titik aspal retak, lubang dan bergelombang dikeluhkan oleh masyarakat. Padahal anggaran yang digelontorkan untuk peningkatan jalan ini tidak main-main, sekitar 18 Miliar.
Terkait persoalan ini, mewakili dinas PU Provinsi Sultra Rajanun saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pekerjaan jalan poros Mataiwoi-Abuki masih memiliki waktu pemeliharaan.
“Saya sudah cek, untuk sementara ada 14 titik yang akan diperbaiki. Minggu depan pihak penyedia jasa atau PT Elfatih Arsa Putra akan mulai dikerjakan,” terang Rajanun saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (15/4/2024).

Terpisah, pelaksana lapangan PT Elfatih Arsa Putra yang terdaftar dalam kontrak pekerjaan Levi saat dikonfirmasi perihal rusaknya jalan poros Mataiwoi-Abuki yang dikerjakan oleh perusahaan kontraktor miliknya memilih tidak menjawab atau bungkam.
Untuk diketahui, jalan poros Mataiwoi-Abuki merupakan jalan provinsi yang menghubungkan kabupaten Kolaka Timur dan Kabupaten Konawe. Jalan ini juga merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan beberapa kecamatan di wilayah Konawe bagian barat.
Jalan ini terakhir diperbaiki di era kepemimpinan Bupati Kendari H. Abdul Razak Porosi (Almarhum) sekitar 25 tahun yang lalu. Kini jalan tersebut telah diperbaiki dan mendapatkan peningkatan namun sayang belum cukup setahun jalan poros Mataiwoi-Abuki yang dikerjakan oleh PT Elfatih Arsa Putra mulai rusak.
Laporan : Febri






