Sempat Ricuh Pertandingan PS SMAN Sampara VS Desa Pohara Berakhir Damai

oleh -572 Dilihat
oleh

Muarasultra.com, KONAWE  Pertandingan sepak bola dalam rangka peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 78 di kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, yang sempat ricuh akhirnya berakhir damai, Minggu (6/8/2023).

Kedua kesebelasan yang bertanding yakni PS SMAN Sampara melawan PS Desa Pohara sempat terlibat adu jotos dan kejar-kejaran akhirnya sepakat untuk tidak memperpanjang persoalan yang terjadi di lapangan.

Kapolsek Sampara AKP Suhardi saat dikonfirmasi menyebutkan kericuhan sempat terjadi saat babak pertama pertandingan PS SMAN Sampara yang unggul 2 – 0 melawan PS Desa Pohara.

“Pada saat pertandingan sepak bola yang mempertemukan Tim SMAN 1 Sampara melawan Tim Desa Pohara di babak pertama dengan kedudukan sementara 2 : 0 untuk keunggulan SMAN 1 Sampara,” terang Kapolsek Sampara dalam keterangan resminya, Minggu (6/8/2023).

Selanjutnya, terjadi perebutan bola di area pertahanan tim Desa Pohara hingga akhirnya salah satu pemain SMAN Sampara terjatuh.

Melihat salah satu temannya dilanggar oleh Tim Desa Pohara, salah satu pemain SMAN 1 Sampara membuang bola kearah pemain nomor Punggung 2 Desa Pohara yang mendapat respon dan terjadi aksi pertengkaran mulut antara tim SMAN 1 Sampara dan tim Desa Pohara.

“Melihat situasi tersebut sekira 5 orang penonton dari arah sekitar panggung kemudian berlari masuk ke dalam lapangan untuk mengejar pemain Tim SMAN 1 Sampara dan mendapat respon dari beberapa suporter Tim SMAN 1 Sampara yang berada dipinggir gawang untuk masuk kedalam lapangan yang menyebabkan terjadi aksi saling kejar dan pukul antara pemain dan suporter dari Tim SMAN 1 Sampara dan Tim Desa Pohara,” bebernya.

Melihat situasi yang tidak memungkinkan, wasit yang memimpin pertandingan Udin menghentikan sementara pertandingan sampai situasi kondusif.

“Setelah situasi kondusif, wasit kemudian melanjutkan pertandingan sampai pada babak kedua dengan skor akhir 4 : 0 untuk kemenangan Tim SMAN 1 Sampara,”

Usai pertandingan kedua menejer dan penanggung jawab tim tidak lagi mempersoalkan perkelahian yang terjadi dan sepakat untuk berdamai.

Laporan : Febri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *