Muarasultra.com, KONAWE – Proyek pekerjaan Trashrack atau penyaring sampah pintu intake Bendungan Wawotobi mengalami kerusakan.
Meski baru dikerjakan sekitar bulan Februari tahun ini, namun kondisi jaring besi Bendungan Wawotobi yang berfungsi untuk menghalau sampah masuk ke pintu bendungan sudah mengalami pergeseran.
Kuat dugaan proyek ini dikerjakan asal-asalan sehingga mengalami gagal konstruksi.
Kepala satker BWS Wilayah Sulawesi IV , Agus Karim saat dikonfirmasi beberapa waktu yang lalu mengaku bahwa pekerjaan ini masih dalam tahap pemeliharaan.
Agus berdalih, trashrack bendungan Wawotobi mengalami kerusakan setelah dihantam kayu besar.
Sehingga struktur penyaring sampah mengalami pergeseran.
“Dihantam kayu besar, dan masih pemeliharaan. Setelah air surut akan dilakukan perbaikan,” kata Agus kala itu.
Namun hingga detik ini, trashrack tersebut belum juga diperbaiki.
Untuk diketahui, Trashrack pada bendungan berfungsi sebagai saringan sampah (ranting, plastik, kayu) sebelum air masuk ke saluran utama irigasi atau turbin PLTA.
Komponen ini penting untuk mencegah sumbatan, kerusakan turbin/pintu air, serta menjaga aliran air tetap lancar.
Laporan : Febri Nurhuda







