Berita

Polres Konawe Kejar Terduga Pelaku Korupsi di Dinas Tenaga Kerja, Kerugian 500 Juta

Muarasultra.com, KONAWE – Penanganan kasus dugaan korupsi dana insentif pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Konawe memasuki babak baru.

Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Konawe resmi meningkatkan status perkara tersebut dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

Kasus yang mulai ditangani sejak tahun 2024 itu diduga menimbulkan kerugian keuangan negara sekitar Rp500 juta.

Sejak awal, aparat kepolisian telah melakukan serangkaian proses penyelidikan, termasuk pengumpulan bahan keterangan dan pemeriksaan sejumlah pihak guna mengungkap dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana insentif di instansi tersebut.

Dalam upaya memperkuat alat bukti, penyidik juga telah mengajukan permintaan audit perhitungan kerugian negara kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Tenggara pada Oktober 2024.

Audit tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan besaran kerugian negara sekaligus menjadi dasar dalam peningkatan status perkara.

Hasil audit dari BPKP Perwakilan Sultra akhirnya diterima oleh penyidik pada Februari 2026. Berdasarkan hasil tersebut, aparat kepolisian memastikan adanya kerugian keuangan negara, sehingga perkara resmi dinaikkan ke tahap penyidikan.

Kapolres Konawe AKBP Noer Alam, S.IK melalui Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP Taufik Hidayat, S.TrK., S.IK., mengungkapkan bahwa saat ini penyidik tengah mengintensifkan pemeriksaan terhadap para saksi.

“Penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap saksi-saksi,” ujar AKP Taufik Hidayat, Rabu (25/3/2026).

Ia menegaskan, pemeriksaan lanjutan terhadap sejumlah saksi masih akan terus dilakukan guna mengungkap secara terang benderang konstruksi perkara serta pihak-pihak yang bertanggung jawab.

“Kerugian negara sudah ada. Saat ini kami masih memeriksa saksi-saksi untuk kepentingan penetapan tersangka,” tegasnya.

Laporan: Redaksi

 

admin

Recent Posts

Yusri Usman Sebut Presiden Prabowo Akan Rombak Elit Kejaksaan dan Polri pada Agustus, Imbas Dinamika Penegakan Hukum

Muarasultra.com, JAKARTA – Direktur Center of Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo…

6 jam ago

Camat Abuki Bantah Terlibat Penjualan Hutan Lindung di Desa Anggoro ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Camat Abuki, Kamran, S.Sos., membantah tudingan yang menyebut dirinya terlibat dalam dugaan…

6 jam ago

Korban Penganiayaan Ngamuk di Kejari Konawe, Mengaku Dipaksa Jaksa Berdamai dengan Pelaku

Muarasultra.com, KONAWE - Seorang ibu rumah tangga bernama Pelinawati warga kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten…

8 jam ago

Kemenag Konawe: Rashdul Kiblat, Meluruskan Kiblat, Menyempurnakan Ibadah

Muarasultra.com, KONAWE - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Konawe turut ambil bagian dalam menyukseskan Gerakan…

12 jam ago

Yusri Usman: Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Besar Komitmen Presiden dalam Pemberantasan Korupsi

Muarasultra.com, JAKARTA – Komitmen Presiden dalam memberantas korupsi kembali diuji. Publik dibuat terkejut dengan mencuatnya…

13 jam ago

Oknum Kabid di Konawe Dilaporkan Ke Polisi Atas Dugaan KDRT, Korban Mengaku Dipukuli Hingga Berdarah ‎

Muarasultra.com, Konawe – Seorang perempuan bernama Pelinawati (53), warga Kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe,…

15 jam ago