Pengukuran Lahan Olo Onua Batal, Mudarman Pilih Bungkam dan Lempar Konfirmasi ke Kaban Kesbangpol

oleh -95 Dilihat
oleh

Muarasultra.com, KONAWE – Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Konawe, Mudarman memilih bungkam saat dikonfirmasi penyebab batalnya identifikasi dan pengukuran lahan di desa Olo Onua, Kecamatan Tongauna Utara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).
‎
‎Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp oleh awak media Muarasultra.com, Mudarman yang juga menjabat Plt Kadis Pariwisata Kabupaten Konawe mengarahkan awak media mengonfirmasi kepala badan Kesbangpol Konawe Tery Indria.
‎
‎”Coba kita kaban Kesbangpol,” jawab Mudarman.
‎
‎Pria yang juga menjabat asisten III Setda Konawe ini mengatakan hasil penyelesaian sengketa lahan di desa Olo Onua akan disampaikan kepala Kesbangpol Konawe.
‎
‎”Tanya dia hasilnya,” jelasnya.
‎
‎Dikonfirmasi soal video yang menunjukan dirinya membawa parang, sembari menolak solusi pemerintah, Mudarman membantah.
‎
‎”Tidak ada yang marah-marah,” singkatnya.
‎
‎Sebelumnya diberitakan,
‎Mudarman bersama masyarakat Kelurahan Asambu menolak identifikasi lapangan dan pengukuran lahan yang menjadi objek sengketa di desa Olo Onua.
‎
‎Ia bahkan menegaskan agar Pemda Konawe tidak menciptakan peta konflik di tengah masyarakat.
‎
‎”Jangan bikin peta konflik di masyarakat, masyarakat Olo Onua tidak pernah merasa disini sebagai tanahnya, saya ingin sampaikan,” tegas Mudarman sambil mengangkat jari telunjuknya di hadapan Tery Indria.
‎
‎Sambil memegang parang khas Tolaki (Ta’awu) Mudarman kembali menegaskan bahwa lahan yang diklime pemerintah desa Olo Onua adalah milik warga Asambu sejak lama.
‎
‎”Jangan bikin peta konflik di tengah masyarakat, sengaja menciptakan instabilitas, masyarakat Olo Onua tidak pernah merasa disini, boleh tanya,” tegas Mudarman dengan suara lantang.
‎
‎
‎Laporan: Febri Nurhuda

 

 

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *