Lelang UKPBJ Bombana Tuai Sorotan, Lira Endus Dugaan Kongkalikong Proyek ‎

oleh -31 Dilihat
oleh

Muarasultra.com, BOMBANA – Dugaan praktik lelang yang tidak transparan oleh Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kabupaten Bombana Provinsi Sukawesi Tenggara (Sultra) memicu sorotan.

Dewan Pimpinan Daerah Lumbung Informasi Rakyat Kabupaten Bombana angkat bicara dan meminta aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP)  7 September 2026.

‎Ketua Lira DPD Bombana Isran Tambera, ST menyebut ada beberapa paket pekerjaan yang proses pelelangannya dinilai tertutup, tidak sesuai prinsip e-procurement, dan berpotensi merugikan negara, “ucapnya.

‎”Kami menemukan indikasi ketidakterbukaan informasi. Pengumuman lelang tidak lengkap, spesifikasi digiring, dan waktu klarifikasi terlalu singkat. Ini bertentangan dengan Perpres No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa,” tegasnya.

‎Menurut dia, transparansi dalam lelang adalah kunci untuk mencegah KKN. Jika UKPBJ tidak membuka akses yang sama kepada semua penyedia, maka akan lahir pemenang yang sudah “ditunjuk”.bebernya.

‎”Kami minta UKPBJ Bombana segera membuka ulang data lelang, mengumumkan pemenang secara detail, dan memberikan ruang sanggahan. Jika tidak, kami akan laporkan ke Apip,” ujarnya.

‎Lira Bombana menegaskan akan terus mengawal setiap proses pengadaan di Bombana. “Uang rakyat harus kembali ke rakyat dalam bentuk pembangunan yang berkualitas, kami tidak mengiginkan hal ini di manfaatkan oleh segelintir oknum untuk meraup keuntungan  yang lebih besar,”tutupnya

‎Hingga berita ini di naikan pihak media masih berupa mengkonfirmasi pihak terkait, Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebutkan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.



‎Laporan : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *