Berita

“Ko Andi”, Trader Nikel yang Disebut Kendalikan Pembelian Ore Ilegal di Kolut Mangkir Dari Sidang

Muarasultra.com, KENDARI – Mangkir dari panggilan sidang, keberadaan Ko Andi yang merupakan trader nikel yang disebut-sebut berperan penting dalam pusaran dugaan korupsi tambang di Kolaka Utara  (Kolut) kembali menjadi tanda tanya besar.

Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kendari, Jumat (14/11/2025), sejatinya menghadirkan Ko Andi sebagai saksi. Namun hingga palu sidang diketuk, ia tidak muncul di ruang persidangan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara sebelumnya telah menjadwalkan pemeriksaan Ko Andi bersama sejumlah saksi lainnya.

Ketidakhadirannya membuat Hakim Ketua PN Kendari, Arya, meminta JPU untuk memastikan Ko Andi hadir dalam sidang lanjutan yang ditetapkan pada Senin (17/11/2025).

Di sisi lain, Kuasa Hukum terdakwa Dewi, Doris Aneboa, menegaskan bahwa kehadiran Ko Andi bukan sekadar formalitas, tetapi sangat penting bagi pembuktian perkara. Menurutnya, Ko Andi memiliki peran langsung dalam aktivitas jual beli ore yang kini menyeret kliennya sebagai terdakwa.

Doris menjelaskan, dari keterangan Dewi, seluruh komunikasi dengan para penambang ilegal di eks IUP PT Pandu Citra Mulia (PCM) dilakukan atas perintah Ko Andi.

Setelah transaksi dengan para penambang berlangsung, Ko Andi disebut membeli ore tersebut untuk kemudian dijual ke pabrik.

“Dia itu trader. Jaksa mesti panggil lagi karena keterangannya sangat menentukan. Posisi klien saya seperti apa, semuanya terjadi atas instruksi Ko Andi,” ujar Doris.

Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa Ko Andi telah menjual sedikitnya sebelas tongkang ore nikel ke pabrik selama proses tersebut berlangsung.

Namun, meski volume penjualan tidak sedikit, Dewi disebut tidak pernah menerima sepeser pun fee atau bagian hasil penjualan.

“Alasannya, katanya kadar ore turun setelah masuk pabrik, jadi klien saya dianggap tidak dapat apa-apa,” tegas Doris.

Penulis : Redaksi

 

admin

Recent Posts

Video Penggerebekan Pria dan Wanita Diduga di Kawasan Industri Nikel Bahodopi Viral di WhatsApp

Muarasultra.com, MOROWALI – Sebuah video amatir berdurasi 48 detik yang memperlihatkan momen penggerebekan seorang pria…

12 jam ago

Istri Diduga Selingkuh, Suami di Besulutu Bakar Rumah Sendiri ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Seorang pria berinisial Maruf Sola (56) diduga membakar rumahnya sendiri di Desa…

14 jam ago

Sumber Air Masyarakat Terancam Tambang, KNPI Konut Tolak Kehadiran PT GIP

Muarasultra.com, KONAWE UTARA — Kehadiran Khiroto alam achmad Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten…

15 jam ago

Tekan Angka Kecelakaan, Sat Lantas Polres Konawe Gelar Patroli Simpatik “Selamat Sampai Tujuan” di Jalan Poros Pondidaha

Muarasultra.com, KONAWE – Dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan…

17 jam ago

Nuryadin Tombili Pimpin Rapat Pemantapan Kejuaraan Sepak Bola Sampara Raya Cup 1

Muarasultra.com, KONAWE – Persiapan pelaksanaan Sampara Raya Cup 1 terus dimatangkan. Wakil Ketua DPRD Konawe,…

20 jam ago

CERI Desak Audit Hibah 100 Hektar Kawasan Hutan Untuk Kopassus di Dumai Oleh Swasta

Muarasultra.com, PEKANBARU - Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) mendesak pemerintah pusat segera melakukan…

20 jam ago