Berita

Proyek Rehabilitasi Irigasi D.I Walay Senilai Rp47 Miliar Disorot, PT HERBA SARI Diduga Abaikan K3

Muarasultra.com, KONAWE – Proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Walay Kabupaten Konawe Tahap III yang menelan anggaran lebih dari Rp47 miliar di Kecamatan Tongauna Utara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), kini menjadi sorotan publik.

Proyek yang dikerjakan oleh PT Herba Sari itu diduga mengabaikan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta menggunakan material yang tidak sesuai spesifikasi kontrak.

Temuan tersebut diungkap Lembaga Pemerhati Pembangunan dan Anti Korupsi Sulawesi Tenggara (LPPK Sultra) usai melakukan investigasi lapangan.

Dalam investigasi itu, LPPK Sultra menemukan mayoritas pekerja di lokasi proyek tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat bekerja.

Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan tenaga kerja dan bertentangan dengan ketentuan K3 yang wajib diterapkan dalam proyek konstruksi berskala besar.

Salah seorang pekerja yang enggan disebutkan identitasnya mengaku penggunaan APD memang tidak pernah diterapkan sejak awal pekerjaan dimulai. Padahal, dalam dokumen kontrak proyek disebutkan adanya anggaran khusus untuk pengadaan perlengkapan keselamatan kerja yang wajib dipenuhi oleh pihak pelaksana.

“Dalam kontrak jelas terdapat anggaran K3 dan APD, namun di lapangan para pekerja dibiarkan bekerja tanpa perlindungan yang memadai,” ungkap perwakilan LPPK Sultra, Karin, SH.

Selain persoalan keselamatan kerja, LPPK Sultra juga menemukan dugaan penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Salah satu item yang menjadi sorotan yakni penggunaan besi yang diduga mengalami pengurangan volume maupun kualitas.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi menurunkan mutu bangunan irigasi dan dapat merugikan keuangan negara apabila terbukti tidak sesuai dengan spesifikasi kontrak.

Tak hanya itu, proses pekerjaan di lapangan juga disebut terkesan dilakukan secara asal-asalan akibat minimnya pengawasan langsung dari pihak perusahaan pelaksana.

Adapun detail proyek tersebut yakni:

Nama Proyek: Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Walay Konawe (Tahap III)

Kontraktor Pelaksana: PT Herba Sari

Alamat Perusahaan: Jalan Sultan Hasanuddin Nomor 83, Makassar

Nilai Kontrak: Rp43.152.235.447,81

Hingga berita ini diterbitkan, pihak LPPK Sultra mengaku telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) maupun pihak kontraktor terkait sejumlah temuan di lapangan. Namun, kedua pihak disebut belum memberikan tanggapan resmi.

Atas temuan tersebut, LPPK Sultra mendesak Balai Wilayah Sungai Sulawesi IV segera mengambil langkah tegas terhadap pelaksana proyek.

LPPK juga meminta dilakukan audit ulang terhadap material yang digunakan, khususnya besi, guna memastikan kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi dan tidak merugikan negara.

Selain itu, pihak perusahaan diminta bertanggung jawab penuh terhadap keselamatan para pekerja di lokasi proyek.

“Jika terjadi kecelakaan kerja akibat prosedur keselamatan yang diabaikan, maka harus ada pihak yang bertanggung jawab,” tegas pihak LPPK Sultra.

Laporan :Redaksi

admin

Recent Posts

Proyek Sumur JIAT di Konawe Bermasalah, Dinas Pertanian dan Dinas PU Konawe Sebut Tidak Dilibatkan

Muarasultra.com, KONAWE - Proyek Sumur Jaringan Irigasi Air Tanah Tersebar (JIAT) di Kabupaten Konawe terus…

1 jam ago

Program MBG di Tongauna Disorot, Kades Andeposandu Kritik SPPG Tak Serap Bahan Baku Lokal

Muarasultra.com, KONAWE – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, menuai…

2 jam ago

TKA Ramai-ramai ke PT IPIP Kolaka, Warga Lokal Menunggu

Muarasultra.com, KOLAKA - Puluhan tenaga kerja asing (TKA) asal China dilaporkan tiba di Kabupaten Kolaka,…

3 jam ago

Takut Nama Baik Bupati Konsel Tercoreng, Kepala DP3A Disebut Minta Korban Pencabulan Nikah dengan Pelaku

Muarasultra.com, KENDARI - Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyayangkan adanya upaya intervensi…

3 jam ago

Pemdes Lalomerui Bersama PT SCM Genjot Perbaikan Jalan Desa Target Tuntas Bulan Ini

Muarasultra.com, KONAWE - Pemerintah Desa Lalomerui bersama PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) terus menggenjot perbaikan…

20 jam ago

Buka Turnamen Bola Mini di Pondidaha, Rusdianto: Junjung Tinggi Sportivitas

Muarasultra.com, KONAWE – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Konawe, Rusdianto, SE., MM., secara…

21 jam ago