Konawe

Jelang Ramadhan Buruh PT VDNI dan PT OSS di Morosi Akan Mogok Kerja

Muarasultra.com, Unaaha – Jelang Ramadhan Ratusan pekerja PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan Obsidian Stainless Steel (OSS), Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang tergabung dalam Aliansi Serikat Pekerja Pengurus Unit Pekerja (PUK) Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (KSPN) bakal melakukan mogok kerja.

Aksi mogok kerja yang diagendakan Rabu 22 Maret 2023 atau tepat sehari sebelum Ramadhan itu dilatarbelakangi karena banyaknya ketimpangan yang terjadi dalam perusahaan, yang dinilai tidak sesuai Permenaker Nomor 28 Tahun 2014 Mulai dari upah, jam kerja, surat peringatan (SP) siluman, kesenjangan sosial, pembohongan publik dan masalah lainnya.

Ketua PUK KSPN PT VDNI Konawe, Muhammad Alkab menuturkan beberapa kali pihaknya melakukan mediasi bersama Pemda Kabupaten Konawe dan pihak manajemen perusahaan asal Tiongkok tersebut namun setelah mediasi tidak ada tindak lanjut dan realisasi hasil Mediasi itu.

“Kami dari Aliansi Serikat Pekerja PUK KSPN PT OSS, VDNI dan SPTK Kabupaten Konawe akan melaksanakan aksi mogok kerja sesuai Pasal 137 UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Tenaga Kerja,” terang Alkab melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (18/3/23).

Pelaksanakan aksi mogok kerja ini nantinya akan dilaksanakan di seluruh wilayah PT OSS, VDNI, PLTU dan Jetty.

Alkab selaku Jendral PUK KSPN PT VDNI menjelaskan, dalam aksi mogok kerja tersebut terdapat tiga poin tuntutan, yaitu:
Mendesak perusahaan melaksanakan prosedur perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) sesuai Permenaker Nomor 28 Tahun 2014.
Pihak perusahaan merealisasikan upah atau gaji pokok plus tunjangan sesuai yang tertera dalam website upahkerja.com.

“Kami menduga perusahaan melakukan pungutan liar (pungli) melalui denda-denda karyawan, dan banyak kecurangan lainnya,” jelasnya.

Perihal rencana aksi mogok kerja jelang Ramadhan itu, Alkab memastikan bahwa pihaknya telah menyurat kepada Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian (Disnakertrans), Kepolisian Daerah (Polda) Sultra, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra, hingga kepada pihak keamanan (security).

“Soal aksi mogok kami sudah menyurat ke Disnakertrans, Polda, DPRD dan juga pos-pos security,” ungkapnya.

Laporan : Redaksi

admin

Recent Posts

Terseret Kasus Asabri, Tan Kian Masuk Daftar 15 Saksi Perkara Suap, Gratifikasi dan TPPU

Muarasultra.com, JAKARTA - Nama konglomerat properti senior, Tan Kian, kembali mengguncang panggung hukum nasional. Hanya…

12 menit ago

Kortastipidkor Polri Resmi Menetapkan Eks Jampidsus Kejagung Sebagai Tersangka Dugaan TPPU ‎

Muarasultra.com, JAKARTA - Polisi resmi menetapkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie…

20 jam ago

JAMPIDSUS Kejagung Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri

Muarasultra.com, JAKARTA - Jaksa Agung Tindak Pidana Khusus atau Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Dr. Febrie…

1 hari ago

M Jasin: Pengembalian Amplop Menteri Kehutanan Dinilai Janggal

Muarasultra.com, Jakarta– Cara Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengembalikan uang yang diduga berasal dari Bupati…

2 hari ago

Puluhan Pekerja Proyek Sekolah Rakyat di Kendari Dipulangkan ke Kampung Halaman, FORDATI Soroti Dugaan Pengeroyokan Warga

Muarasultra.com, KENDARI – Sebanyak 42 pekerja proyek pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Abeli Dalam, Kota…

2 hari ago

CERI: KPK Perlu Klarifikasi Dugaan Aset Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah yang Tidak Tercantum dalam LHKPN ‎

‎Muarasultra.com, Jakarta – Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)…

2 hari ago