Muarasultra.com, KONAWE – Proyek peningkatan Jalan Poros Mataiwoi-Abuki yang dikerjakan oleh PT Elfatih Arsa Putra hingga saat ini terus mengalami kerusakan.
Ironisnya, jalan ini mulai dikerjakan (Pengaspalan) pada bulan Juni 2023 namun belum cukup setahun tepatnya Januari 2024 jalan yang menelan anggaran sebanyak 18 Miliar tersebut telah mengalami kerusakan.
Kerusakan yang dimaksud adalah aspal retak hingga mengakibatkan lubang, jalan bergelombang, bahu jalan jatuh disetiap duiker hingga lobang hasil pemeriksaan (Bor) tak ditutupi.

Kerusakan ini dapat ditemui disepanjang jalan yang baru saja dikerjakan oleh PT ELFATIH ARSA PUTRA sebagai penyedia jasa.
Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra Dr. Ir. Pahri Yamsul, M.T menuturkan, telah melakukan monitoring di lokasi tersebut. Hasil indentifikasi mereka diketahui bahwa tingkat kerusakan pada pekerjaan tersebut hanya sekitar 0.3 persen.
“Tingkat kerusakan sedikit sekali, presentasenya sedikit. Sehingga ruas jalan yang sudah digaris-garis adalah hasil analisis teknis kami yang akan diperbaiki kembali karena memang itu yang mengalami sedikit kerusakan,” tutur Pahri Yamsul beberapa waktu lalu.

Terkait kerusakan yang akan diperbaiki, Pahri Yamsul menjelaskan bahwa tingkat kerusakannya tidak sampai di dasarnya alias Base nya, melainkan hanya diatas aspalnya.
Kerusakan aspal tersebut dipengaruhi berapa faktor salah satunya jalannya yang sudah mulai aus, dan ada beberapa titik yang memang harus ditingkatkan kualitas aspalnya lagi.
“Kalau ditanya soal kualitas aspalnya dinda, sudah memenuhi spek dan sudah melalui hasil laboratourium yang sudah diakui oleh regulasi,” jelas Pahri, panggilan akrabnya.

Sementara itu salah satu warga Kecamatan Abuki yang juga konsultan pengawas pekerjaan ini Rajanun diawal pekerjaan jalan ini mengatakan bahwa pihaknya akan menggunakan aspal kualitas terbaik.
“Kita gunakan aspal AC-BC kualitas terbaik, kampungnya orang saja kita perbaiki apalagi ini kampung sendiri,” ujarnya.
Untuk diketahui, jalan poros Mataiwoi-Abuki merupakan jalan provinsi yang menghubungkan kabupaten Kolaka Timur dan Kabupaten Konawe. Jalan ini juga merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan beberapa kecamatan di wilayah Konawe bagian barat.
Jalan ini terakhir diperbaiki di era kepemimpinan Bupati Kendari H. Abdul Razak Porosi (Almarhum) sekitar 25 tahun yang lalu. Kini jalan tersebut telah diperbaiki dan mendapatkan peningkatan namun sayang belum cukup setahun jalan poros Mataiwoi-Abuki yang dikerjakan oleh PT Elfatih Arsa Putra mulai rusak.
Laporan : Febri






