Isu Keretakan Rumah Tangga Walikota Kendari, Kadis Kominfo: Sudah Diselesaikan Secara Kekeluargaan

oleh -634 Dilihat
oleh
Kadis Kominfo Kota Kendari, Suhiriyanto.

‎Muarasultra.com, KENDARI – Isu yang menyeret kehidupan pribadi Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, dan suaminya, Adriatma Dwi Putra (ADP), kembali menjadi perbincangan di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
‎
‎Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kota Kendari akhirnya memberikan penjelasan resmi.
‎
‎Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari, Suhiriyanto, menegaskan bahwa persoalan yang ramai diperbincangkan tersebut merupakan urusan pribadi keluarga dan tidak berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan.
‎
‎Menurutnya, pemerintah tidak memiliki kewenangan untuk mencampuri persoalan rumah tangga seseorang, termasuk pejabat publik.
‎
‎”Itu merupakan ranah privasi keluarga. Pemerintah Kota Kendari tidak ikut campur dalam urusan rumah tangga pribadi,” ujar Suhiriyanto, Senin (1/6/2026).
‎
‎Ia menjelaskan, isu yang kembali beredar di media sosial sejatinya bukan persoalan baru. Menurutnya, dinamika yang pernah terjadi di lingkungan keluarga tersebut telah lama diselesaikan secara kekeluargaan.
‎
‎Suhiriyanto menyebut pihak keluarga telah menyelesaikan persoalan tersebut melalui komunikasi internal dan tidak lagi menjadi masalah yang perlu diperdebatkan di ruang publik.
‎
‎”Persoalan itu sebenarnya sudah lama selesai. Keluarga sudah menyelesaikannya secara baik-baik dan kekeluargaan,” katanya.
‎
‎Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial, terutama yang berkaitan dengan kehidupan pribadi seseorang.
‎
‎Menurutnya, perhatian publik sebaiknya lebih diarahkan pada program pembangunan, pelayanan publik, dan berbagai agenda pemerintah yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
‎
‎Pemkot Kendari berharap isu-isu pribadi yang telah selesai tidak kembali dikembangkan menjadi polemik baru yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
‎
‎”Yang terpenting saat ini adalah bagaimana seluruh elemen masyarakat bersama-sama mendukung pembangunan Kota Kendari dan menjaga suasana yang kondusif,” tutupnya.
‎
‎Sementara itu, kuasa hukum Adriatma Dwi Putra (ADP) Bosman saat dikonfirmasi juga mengatakan bahwa pihaknya mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan.
‎
‎”inikan urusan pribadi, jadi kami berupaya melakukan mediasi agar persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan,” timpalnya.
‎
‎
‎
‎Laporan : Febri Nurhuda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *