Muarasultra.com, KONAWE – Ribuan peserta memadati kawasan Pantai Tanjung Lalimbue, Kecamatan Kapoila, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (28/8/2026), dalam rangkaian Kemah Bakti dan Festival Wisata Bahari Bersahaja Tahun 2026.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 28–30 Agustus 2026, tersebut dibuka melalui upacara yang dipimpin langsung Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, selaku inspektur upacara.
Kemah Bakti dan Festival Wisata Bahari Bersahaja merupakan bagian dari kalender kerja Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Konawe sekaligus rangkaian kegiatan dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain menjadi ajang kegiatan kepramukaan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mendorong pengembangan potensi wisata pesisir serta menggerakkan perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kegiatan itu turut dihadiri Ketua DPRD Konawe I Made Asmaya, S.Pd., MM, Wakil Ketua DPRD Konawe Nuryadin Tombili, ST, Wakil Bupati Konawe H. Syamsul Ibrahim, SE., M.Si., yang juga Ketua Kwarcab Pramuka Konawe, unsur Forkopimda, Sekda Konawe Dr. Ferdinand, SP., MH, Ketua TP PKK Konawe Hania, S.Pd., M.Pd., GR, anggota DPRD Konawe, kepala OPD lingkup Pemda Konawe, serta sekitar 5.000 peserta.
Dalam amanatnya, Bupati Yusran Akbar mengatakan Kemah Bakti dan Festival Wisata Bahari Bersahaja menjadi salah satu upaya pemerintah daerah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi warga.
”Ini bagian dari upaya pemerintah daerah mengembangkan ekonomi masyarakat dan pelayanan kepada masyarakat kita, supaya kita sebagai pemerintah lebih dekat lagi dengan warga,” kata Yusran.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kelestarian lingkungan, khususnya kawasan pesisir.
”Yang kedua, ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan pesisir,” ujarnya.
Yusran menambahkan, selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, masyarakat dan peserta akan disuguhi berbagai kegiatan sosial, edukatif, olahraga, seni, hingga hiburan.
Sejumlah kegiatan tersebut di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi kesiapsiagaan bencana, festival layang-layang, bazar UMKM, pasar murah, serta berbagai perlombaan dan kegiatan rekreatif.
”Pasar murah akan terus dilaksanakan,” katanya.
Selain itu, terdapat sejumlah kegiatan olahraga dan permainan tradisional seperti tarik tambang, voli pantai, lomba tangkap itik, jala ikan massal, hingga festival bakar ikan.

Bupati Konawe juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia pelaksana, peserta, serta pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Kemah Bakti dan Festival Wisata Bahari Bersahaja 2026.
Yusran berpesan kepada seluruh peserta kemah agar mengutamakan keselamatan, menjaga ketertiban, serta menghormati adat istiadat dan norma sosial masyarakat setempat.
”Saya berpesan kepada seluruh peserta kemah bakti untuk senantiasa memperhatikan keselamatan pribadi dan kelompok, menghormati adat istiadat, norma-norma sosial masyarakat setempat, serta mematuhi aturan keamanan perkemahan,” pesan Yusran.
Di hadapan ribuan peserta, Yusran juga mengajak seluruh pihak menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum mempererat persaudaraan dan silaturahmi.
”Saya harap juga Bapak, Ibu, setelah berkemah jangan baku bombe. Jangan dari sini lagi ada yang bertengkar. Ini tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi kita dan semakin erat lagi,” pungkasnya.
Laporan: Febri Nurhuda







