Muarasultra.com, KONAWE – Beredar Video seorang remaja putri di Konawe dianiaya oleh beberapa rekannya di sebuah ruangan atau kamar, Selasa (27/2/2024).
Video berdurasi 30 detik tersebut beredar di media sosial Instagram, Whatsapp hingga Facebook.
Beberapa adegan penganiayaan hingga caci maki dialami oleh korban dalam video tersebut.
“Konda berfikirka saya putus sama Angga gara-gara kau, anj***,” ujar pelaku penganiayaan.
“Komau bersaing dengan saya, hii nabi**anj**,” timpal pelaku dengan nada kesal.
Sementara itu salah satu remaja putri yang merekam kejadian tersebut mencoba menasehati korban.
“Hee sa tanyako, kenapa ko gila-gila las*, haa?,”
Korban yang menggunakan baju putih bermotif, bawahan menggunakan handuk berwarna biru hanya bisa diam mendapatkan perlakuan tak manusiawi tersebut.
Beredarnya video ini menjadi teguran keras bagi para orang tua, guru dan paling utama adalah pemerintah.
Orang tua atau keluarga merupakan pintu pertama penentu baik buruknya perilaku anak.
Sekolah dan guru juga memiliki andil dalam pembentukan karakter anak, dan terakhir peran pemerintah dalam membuat kebijakan tentang perlindungan anak.
Laporan : Febri







